SUKABUMIKITA.ID – Klub sepak bola asal Sukabumi, Ciaul Ngahiji FC, menunjukkan performa impresif dalam ajang International Soccer Friendly setelah membungkam tim asal Singapura, Enuff Potential Football Club (EPFC), dengan skor telak 9-1 di Asiop Training Ground, Sentul, Bogor, Jumat (05/06/2026) malam.
Kemenangan besar tersebut menjadi catatan membanggakan bagi Ciaul Ngahiji FC yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Meski sempat tertinggal lebih dulu, tim asal Kota Sukabumi itu mampu bangkit dan menguasai jalannya laga hingga menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Pertandingan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut berlangsung dalam format khusus 4×30 menit. Meski berstatus laga persahabatan antar-klub amatir, duel berjalan sengit dan penuh semangat kompetitif sejak menit awal.
EPFC Singapura sempat membuat kejutan dengan mencetak gol pembuka yang membuat Ciaul Ngahiji FC tertinggal 0-1 pada awal pertandingan. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bermodal pengalaman, kualitas individu pemain, serta permainan kolektif yang solid, Ciaul Ngahiji FC berhasil membalikkan keadaan dan mencetak sembilan gol tanpa balas hingga laga usai.
Keperkasaan tim asal Sukabumi tersebut tidak lepas dari komposisi skuad yang dihuni sejumlah mantan pemain profesional dan eks penggawa Tim Nasional Indonesia. Beberapa nama yang memperkuat Ciaul Ngahiji FC dalam laga ini di antaranya Atep, Tantan Talidzna, Dedi Kusnandar, Aliyudin, serta Jajang Sukmara.
Kehadiran para mantan pemain profesional tersebut memberikan warna tersendiri dalam permainan tim. Pengalaman mereka di level tertinggi sepak bola nasional mampu berpadu dengan semangat para pemain lokal sehingga menghasilkan permainan yang efektif dan atraktif.

Selain diperkuat mantan pemain Timnas Indonesia, Ciaul Ngahiji FC juga mendapat tambahan kekuatan dari Owner Dobujack, Delly Fitriansyah, serta Owner Aster FC, Iwan Lukita, yang turut ambil bagian dalam pertandingan tersebut.
Ketua Ciaul Ngahiji FC, Idhan Rusmaindarsah Dwisya, mengaku bangga atas hasil yang diraih timnya. Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemain lokal dan para mantan pemain profesional mampu menghadirkan performa yang kompetitif dalam pertandingan internasional.
“Meskipun ini pertandingan persahabatan dan amatir, pertandingan ini sangat sarat gengsi. Kemenangan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh tim Ciaul Ngahiji, apalagi ini adalah laga persahabatan internasional,” ujar Idhan usai pertandingan.
Ia menambahkan, laga internasional seperti ini memiliki nilai penting tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antar-komunitas sepak bola lintas negara.
Menurut Idhan, keberhasilan penyelenggaraan pertandingan melawan tim asal Singapura tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak agenda internasional di masa mendatang.
Ciaul Ngahiji FC berencana memperluas jaringan persahabatan dengan klub-klub dari negara tetangga lainnya sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kultur sepak bola Indonesia, khususnya Sukabumi, kepada masyarakat internasional.
“Tujuannya agar kita bisa mengenalkan kultur sepak bola Indonesia ke kancah luar, khususnya menunjukkan bahwa Sukabumi memiliki gairah dan animo yang luar biasa terhadap sepak bola,” katanya.
Kemenangan telak atas EPFC Singapura menjadi bukti bahwa gairah sepak bola di Sukabumi terus berkembang. Di tengah maraknya kompetisi dan komunitas sepak bola di daerah, kehadiran Ciaul Ngahiji FC dalam laga internasional diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di dunia olahraga.
Lebih dari sekadar kemenangan, laga ini juga menjadi momentum untuk memperkuat citra Sukabumi sebagai salah satu daerah yang memiliki kecintaan tinggi terhadap sepak bola serta mampu menjalin hubungan olahraga dengan komunitas internasional. (Cr5)
