Connect with us

KESEHATAN

Hari Ketiga Kebakaran TPA Cikundul, Puskesmas Lembursitu Tangani Belasan Warga dan Petugas

Published

on

SUKABUMIKITA.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi melalui Puskesmas Lembursitu telah menangani sekitar 15 pasien sejak hari pertama kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul.

Belasan pasien tersebut terdiri dari warga, petugas, maupun relawan yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Mereka mengalami sejumlah keluhan kesehatan, mulai dari pusing, lemas hingga hipertensi.

Selain menangani keluhan kesehatan, petugas medis juga memberikan pertolongan kepada petugas maupun relawan yang mengalami luka saat proses pemadaman kebakaran berlangsung.

Kasubag Tata Usaha Puskesmas Lembursitu, Nina Daina, mengatakan penanganan tersebut dilakukan sejak kebakaran TPA Cikundul terjadi. Hingga hari ketiga penanganan, Senin (28/09/2026), jumlah pasien yang telah mendapatkan pelayanan mencapai sekitar 15 orang.

“Sejak hari pertama, kurang lebih ada 15 pasien yang telah kami tangani. Kebanyakan, warga mengeluhkan pusing-pusing, lemas, hipertensi. Dan juga sempat ada petugas maupun relawan yang kami tangani akibat terluka pada saat proses pemadaman berlangsung,” ujar Nina.

Untuk mengantisipasi dampak kesehatan yang lebih luas, Dinkes Kota Sukabumi juga menyiagakan ambulans Public Safety Center (PSC) 119 di lokasi kebakaran sejak hari pertama.

Tim medis disiapkan untuk memberikan penanganan awal sekaligus melakukan rujukan apabila ditemukan warga maupun petugas yang membutuhkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.

Menurut Nina, petugas kesehatan juga telah melakukan pemantauan dengan menyisir kawasan permukiman yang berada di sekitar lokasi TPA Cikundul. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kemungkinan dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran dan kepulan asap.

“Sejak awal kebakaran, kami bersama tim PSC 119 standby di lokasi. Kita juga dari kemarin sudah menyisir lokasi pemukiman terdekat untuk melakukan pemetaan, jika mana ada warga yang mengalami dampak gangguan kesehatan,” katanya.

Bagikan 300 Masker

Selain menyiagakan tenaga medis dan ambulans, Dinkes Kota Sukabumi juga melakukan langkah pencegahan terhadap gangguan kesehatan yang berpotensi muncul akibat kepulan asap dari kebakaran TPA.

Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga, relawan, dan petugas yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Nina menyebut, sejak Minggu (27/09/2026), Puskesmas Lembursitu telah menyalurkan sekitar 300 masker kepada masyarakat dan relawan.

“Sejak hari kemarin, hari Minggu, kami mengupayakan memberikan masker sebanyak 300 lembar bagi para relawan dan korban yang terdampak. Kemudian kami juga membuka layanan yang sudah disiapkan seperti ambulans PSC 119 dan dari tim Puskesmas Lembursitu,” ungkapnya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap gangguan kesehatan, khususnya keluhan yang berkaitan dengan sistem pernapasan akibat paparan asap kebakaran.

Dinkes Kota Sukabumi bersama Puskesmas Lembursitu pun masih melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat di sekitar TPA Cikundul selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Dengan keberadaan tim medis dan ambulans PSC 119 di lokasi, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan maupun kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat segera mendapatkan pelayanan medis.

Kebakaran TPA Cikundul sendiri masih dalam proses penanganan petugas gabungan hingga hari ketiga pada Senin (28/9/2026), sementara aspek kesehatan masyarakat di sekitar lokasi menjadi salah satu perhatian selama proses pemadaman berlangsung. (Cr5)

 

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Copyright © 2026 SukabumiKita.id