Pemkot Sukabumi Perketat Lapang Merdeka, Aktivitas Non-Olahraga Dialihkan

SUKABUMIKITA.ID — Pemerintah Kota Sukabumi bersiap memperketat pengelolaan Lapang Merdeka dengan menyiagakan petugas keamanan di setiap akses masuk kawasan. Kebijakan ini menjadi bagian dari penataan lanjutan untuk memfokuskan fungsi lapangan sebagai sarana olahraga publik.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengatakan langkah tersebut bertujuan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Lapang Merdeka. Pengamanan akan melibatkan satuan pengamanan (satpam) serta Satuan Polisi Pamong Praja.

“Saya dapat informasi dari Pak Sekda, kemungkinan bulan depan sudah mulai. Lapang Merdeka akan difungsikan betul-betul untuk kegiatan olahraga, sehingga masyarakat bisa lebih nyaman saat berolahraga,” ujar Bobby, Minggu (26/04/2026).

Menurutnya, petugas akan ditempatkan di setiap pintu masuk untuk melakukan pengawasan sekaligus memilah aktivitas pengunjung yang diperbolehkan masuk. Hal ini dilakukan agar fungsi lapangan tetap terjaga sesuai peruntukannya sebagai ruang olahraga.

Sebelumnya, Pemkot Sukabumi telah melakukan penataan awal dengan membangun pagar pembatas yang mengelilingi area Lapang Merdeka Sukabumi. Proyek tersebut menelan anggaran ratusan juta rupiah yang dialokasikan pada tahun 2025.

Tak hanya pengamanan, pemerintah juga merencanakan revitalisasi fasilitas penunjang olahraga di kawasan tersebut. Perbaikan akan meliputi pengecatan ulang lintasan lari (inline track), pembenahan lapisan karet (rubber), hingga perbaikan sejumlah lapangan olahraga.

“Tahun ini juga akan dilakukan revitalisasi, mulai dari pengecatan ulang track, perbaikan rubber, hingga pembenahan lapangan. Semua itu untuk menunjang aktivitas olahraga masyarakat,” jelasnya.

Seiring kebijakan tersebut, berbagai kegiatan non-olahraga untuk sementara akan dialihkan ke Stadion Suryakencana. Langkah ini diambil guna menjaga kondisi Lapang Merdeka tetap optimal sebagai ruang olahraga publik.

Pemkot Sukabumi berharap, dengan penataan dan pengawasan yang lebih ketat, Lapang Merdeka dapat menjadi ruang terbuka yang representatif, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga yang lebih terfokus. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *