SUKABUMIKITA.ID — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Selaawi, RT 17/RW 04, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/03/2026) siang. Empat unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi saat warga tengah melaksanakan salat Jumat.
Kebakaran yang muncul secara tiba-tiba itu membuat panik warga sekitar. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari jarak jauh. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, laporan pertama diterima pada pukul 11.53 WIB. Tim pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 12.09 WIB.
Sekretaris DPKP Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dari beberapa posko untuk mengantisipasi meluasnya api di kawasan permukiman padat.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menerjunkan tim dari posko Sukaraja dan Cisaat. Karena api cepat membesar, kami juga mendapat bantuan dari Damkar Kota Sukabumi,” ujar Anita saat diwawancarai, Jumat (27/03/2026).
Setibanya di lokasi, petugas damkar langsung berjibaku memadamkan api yang dengan cepat melahap bangunan, baik permanen maupun semi permanen. Proses pemadaman berlangsung dramatis, dengan dukungan warga yang turut membantu.
Dalam wawancara lanjutan, Anita menyebut sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain.
“Prioritas kami adalah mencegah api meluas ke rumah lainnya di sekitar lokasi. Alhamdulillah, api berhasil dikendalikan,” jelasnya.
Meski api berhasil dipadamkan, empat rumah warga mengalami kerusakan parah hingga hangus terbakar. Hingga saat ini, kerugian materiil masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, para korban terdampak kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
Terkait penyebab kebakaran, Anita menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu awal kebakaran.
“Kami masih melakukan investigasi. Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap instalasi listrik dan penggunaan kompor,” tegasnya.
Pasca kejadian, warga yang terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Mereka kini menunggu bantuan logistik serta pendataan lanjutan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi. (Cr5)
