POLITIK
Gundar Qolyubi Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Konsolidasi dan Target Kursi Jadi Prioritas
SUKABUMIKITA.ID – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Sukabumi yang digelar pada 25 Oktober 2026 berlangsung kondusif dan menetapkan H. Gundar Qolyubi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi periode 2025–2030. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Gundar menyatakan, amanah kepemimpinan yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar untuk memperkuat soliditas partai, meningkatkan militansi kader, serta memastikan proses kaderisasi berjalan secara berkelanjutan.
“Penguatan internal menjadi salah satu prioritas agar Golkar Kota Sukabumi semakin siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan,” kata Gundar, Minggu (25/10/2026).
Ia menilai, pengalaman panjang dalam organisasi menjadi modal untuk menjalankan kepemimpinan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
Gundar mengungkapkan, dirinya pernah menjabat sebagai ketua di tingkat kelurahan selama 10 tahun, ketua tingkat kecamatan selama lima tahun, serta menjadi pengurus DPD selama 10 tahun.
Berbekal pengalaman tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga komitmen kader terhadap partai, terutama ketika menghadapi kontestasi politik, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
Gundar juga menyoroti sikap kader yang berada di lingkungan Golkar, tetapi justru memberikan dukungan kepada kelompok politik lain saat kontestasi berlangsung.
“Sikap itu bertentangan dengan komitmen perjuangan membesarkan partai,” tegasnya.
Menurut Gundar, kader harus tetap berjuang bersama Golkar, baik dalam situasi menang maupun kalah. Komitmen terhadap organisasi, kata dia, tidak semestinya dikesampingkan demi kepentingan politik di luar partai.
Target Enam Kursi dan Kader untuk Pilkada
Dalam agenda politik ke depan, Gundar menargetkan peningkatan kekuatan Golkar, termasuk mengembalikan perolehan partai di Kabupaten Sukabumi menjadi minimal enam kursi pada Pemilihan Legislatif 2029.
Ia juga berharap muncul kader-kader Golkar yang berani tampil sebagai calon dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sukabumi.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi politik Golkar melalui konsolidasi organisasi, pembinaan kader, dan peningkatan partisipasi kader dalam kontestasi politik.
Namun, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja organisasi yang terukur, soliditas kepengurusan, serta dukungan kader di seluruh tingkatan.
Golkar Jabar Tekankan Konsolidasi dan Merangkul Kader
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengapresiasi pelaksanaan Musda Golkar Kota Sukabumi yang dinilainya berlangsung baik dan kondusif.
Daniel berharap ketua terpilih mampu menjalankan amanah kepemimpinan sekaligus meningkatkan kekuatan politik partai. Ia menegaskan, konsolidasi menjadi langkah penting untuk menyatukan seluruh kader dan memperkuat organisasi.
Menurutnya, peningkatan perolehan suara serta penambahan kursi legislatif harus menjadi perhatian utama kepengurusan yang baru.
Menanggapi dinamika selama Musda, Daniel menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik. Ia menyebut Golkar memiliki banyak kader potensial dengan kapasitas masing-masing sehingga perbedaan dalam proses pemilihan kepemimpinan tidak perlu dibesar-besarkan.
Daniel mengingatkan agar seluruh kader menyikapi perbedaan secara dewasa sehingga keputusan Musda dapat diterima dan dijalankan bersama.
Terkait pernyataan mengenai perlunya membersihkan kader yang dianggap berkhianat, Daniel memilih agar persoalan tersebut dikonfirmasi langsung kepada Gundar sebagai ketua terpilih.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pendekatan yang perlu dikedepankan Golkar Jawa Barat adalah merangkul seluruh kekuatan internal.
Menurut Daniel, kapasitas seorang pemimpin tidak akan cukup untuk membangun kekuatan partai tanpa kerja sama dan dukungan seluruh elemen organisasi. Karena itu, mengakomodasi berbagai kekuatan internal dinilai penting untuk menjaga soliditas Golkar Kota Sukabumi.
Konsolidasi Jadi Tantangan Kepengurusan Baru
Mengenai target kursi legislatif Golkar Kota Sukabumi pada pemilu mendatang, Daniel menegaskan bahwa penambahan jumlah kursi menjadi salah satu prioritas partai.
Target tersebut diharapkan mendorong kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja politik, serta menyatukan langkah seluruh kader.
Dengan kepemimpinan Gundar, Golkar Kota Sukabumi kini dihadapkan pada pekerjaan rumah untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan militansi, dan membenahi kaderisasi.
Tantangan utamanya adalah memastikan dinamika internal tidak menjadi penghambat, melainkan menjadi modal untuk memperbesar kekuatan partai dalam menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Keberhasilan kepengurusan baru pada akhirnya akan ditentukan oleh kemampuannya menyatukan kader, menjaga komitmen organisasi, dan menerjemahkan target politik menjadi kerja nyata di lapangan. (Cr5)