PERISTIWA

Viral Video Komplain Menu MBG di Sukabumi, Kasatgas PPMBG Turun Tangan

Published

on

SUKABUMIKITA.ID — Video berdurasi 21 detik yang berisi komplain terhadap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi beredar di media sosial, Rabu (23/09/2026). Video tersebut menjadi perhatian setelah seorang wanita mempertanyakan kelengkapan makanan yang diterima siswa.

Video yang beredar diduga berkaitan dengan distribusi MBG untuk siswa SD Cibungur di wilayah Jalan Limusnunggal Garuda, Kota Sukabumi.

Dalam rekaman tersebut, seorang wanita mempertanyakan menu makanan yang menurutnya hanya terdiri atas sayuran dan tahu tanpa lauk utama. Ia juga menunjukkan sebuah sachet saus pedas yang disebut turut menjadi bagian dari makanan MBG.

“MBG yang dari SD Cibungur ya di Jalan Limusnunggal Garuda. Masa MBG kayak begini woy, yang betul aja atuh. Kemarin tumis waluh (labu), sekarang kacang sama tahu, ikannya (lauk) gak ada,” ujar wanita tersebut dalam video.

Beredarnya video itu kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai komposisi menu MBG yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Limusnunggal 2.

Pihak SPPG Limusnunggal 2 kemudian memberikan klarifikasi mengenai menu MBG yang dibagikan pada hari tersebut. Ahli Gizi SPPG Limusnunggal 2, Preti Jannah Novtiandi, membantah anggapan bahwa makanan yang disalurkan tidak memiliki lauk utama.

Menurut Preti, menu MBG yang disiapkan pada hari tersebut terdiri atas nasi, tumis daging cincang dengan buncis, tahu goreng, saus kemasan, serta buah semangka.

“Seperti fakta lapangan hari ini, menu kami hari ini adalah nasi, tumis daging cincang dan buncis, lalu tahu goreng dan saus kemasan,” jelas Preti.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari klarifikasi SPPG terhadap informasi yang muncul melalui video yang beredar di media sosial.

Sementara itu, Ketua Satgas Percepatan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (PPMBG) Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, turut merespons laporan mengenai dugaan ketidaksesuaian menu MBG tersebut.

Taufik mengatakan, laporan terkait persoalan tersebut telah diterima oleh Satgas PPMBG. Pihaknya akan melakukan penelusuran dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak sebelum mengambil kesimpulan.

“Laporan terkait ketidaksesuaian menu sudah sampai ke kami. Segera, dalam 1-2 hari ini, Satgas PPMBG akan melakukan klarifikasi ke SPPG, ke sekolah, serta ke pihak terkait lainnya,” ujar Taufik, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, proses klarifikasi diperlukan untuk memastikan informasi yang beredar sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Klarifikasi tersebut juga akan mencakup pemeriksaan terhadap menu yang ditetapkan dan menu yang diterima siswa, sehingga dapat diketahui apakah terdapat perbedaan antara perencanaan menu dengan makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat.

Dengan demikian, persoalan menu MBG yang muncul dalam video tersebut masih dalam proses penelusuran Satgas PPMBG Kota Sukabumi.

Hasil klarifikasi dari SPPG Limusnunggal 2, pihak sekolah, serta pihak terkait lainnya nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran secara utuh mengenai kronologi dan kondisi sebenarnya dari distribusi MBG yang dipersoalkan. (Cr5)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Exit mobile version