Kapolres Sukabumi Kota Resmikan Jembatan Gantung Prima Jantake, Dorong Ekonomi dan Wisata

SUKABUMIKITA.ID – Jembatan Gantung Prima Jantake di Kampung Jantake, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, resmi dioperasikan setelah selesai direvitalisasi oleh Polres Sukabumi Kota. Peresmian jembatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut dipimpin langsung Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi Asep Japar dan Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, Sabtu (04/07/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang disaksikan unsur Muspika Kecamatan Kebonpedes, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena jembatan tersebut merupakan akses vital yang telah digunakan selama puluhan tahun.

Jembatan Gantung Prima Jantake memiliki nilai historis bagi masyarakat setempat. Berdasarkan catatan sejarah, jembatan ini pertama kali dibangun pada tahun 1922 dan menjadi jalur utama yang menghubungkan Desa Sasagaran dengan wilayah Buniwangi, Cijuray hingga Nyalindung.

Selama lebih dari satu abad, jembatan tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari jalur anak-anak menuju sekolah, akses petani mengangkut hasil pertanian, hingga sarana mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Seiring bertambahnya usia, kondisi jembatan mengalami penurunan sehingga beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Kini, melalui program revitalisasi yang diinisiasi Polres Sukabumi Kota dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, jembatan sepanjang 35 meter tersebut kembali berdiri kokoh dan siap digunakan masyarakat dengan standar keamanan yang lebih baik.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan proses revitalisasi jembatan diselesaikan dalam waktu 40 hari oleh pihak ketiga secara profesional. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut bukan hanya menjadi sarana penghubung antardesa, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi berbagai aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah Jembatan Gantung Prima Jantake pada hari ini kami resmikan setelah 40 hari masa pengerjaan oleh pihak ketiga. Kami berharap jembatan ini dapat berfungsi sebagai penghubung aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang mengangkut hasil pertanian, hingga masyarakat yang membutuhkan akses lebih cepat menuju rumah sakit dalam kondisi darurat,” ujar AKBP Sentot kepada awak media.

Ia menjelaskan, secara konstruksi jembatan memiliki kemampuan menahan beban sekitar 20 hingga 30 orang. Namun demi menjaga keselamatan pengguna sekaligus memperpanjang usia pakai, kapasitas penggunaan dibatasi maksimal 10 orang atau dua sepeda motor yang melintas secara bergantian.

Kapolres menambahkan, pengelolaan dan pemeliharaan jembatan akan dilakukan bersama pemerintah desa agar infrastruktur tersebut tetap terawat dalam jangka panjang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa agar pengelolaan dan perawatan jembatan dilakukan dengan baik. Selain itu, Polsek dan Koramil juga akan melakukan patroli rutin untuk memastikan jembatan tetap terjaga dan aman digunakan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, AKBP Sentot optimistis Jembatan Gantung Prima Jantake memiliki potensi berkembang menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Sukabumi. Selain menyuguhkan panorama alam yang menarik, kawasan sekitar jembatan dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata berbasis alam.

“Ke depan, insyaallah jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung aktivitas masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi tempat wisata. Ada rencana pengembangan seperti arung jeram maupun spot swafoto. Saat ini saja sudah terlihat setiap hari sekitar 500 orang berkunjung ke lokasi, terutama pada pagi dan sore hari. Tentunya ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Sukabumi Kota yang merevitalisasi jembatan bersejarah tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, alhamdulillah Polres Sukabumi Kota membangun atau merevitalisasi jembatan ini dan ini merupakan hal yang luar biasa. Mudah-mudahan dengan terbangunnya jembatan ini akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Asep Japar.

Ia berharap keberadaan Jembatan Gantung Prima Jantake tidak hanya menjadi akses transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga mampu membuka peluang pengembangan sektor pariwisata di Kecamatan Kebonpedes. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat, kawasan tersebut diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi warga, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor jasa, sehingga manfaat revitalisasi jembatan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat sekitar. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *