POLITIK

Zainul Munasichin Dorong Perempuan Bangsa Sukabumi Bentuk Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Keluarga

Published

on

SUKABUMIKITA.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainul Munasichin, mendorong Perempuan Bangsa Kota Sukabumi membentuk koperasi sebagai wadah penguatan ekonomi keluarga. Salah satu kegiatan yang diusulkan menjadi program utama koperasi tersebut adalah pasar murah untuk membantu memenuhi kebutuhan sembako anggota.

Gagasan itu disampaikan Zainul saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana bersama mitra kerja Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN di Gedung Pusat Kajian Islam (Puski), Kota Sukabumi, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 perempuan dari Perempuan Bangsa Kota Sukabumi. Sosialisasi membahas program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, sekaligus mendorong keterlibatan perempuan dalam pelaksanaan program yang berkaitan dengan kehidupan keluarga.

Perempuan Didorong Berperan dalam Pendidikan Keluarga

Zainul menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan keluarga karena berhubungan langsung dengan pengasuhan anak, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.

Ia berharap para peserta tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga ikut mengambil peran dalam menjalankan program pembangunan keluarga di masyarakat.

“Ya, tadi kita bersama BKKBN, bersama Ibu-Ibu muslimat. Ya, Kita ingin ke depan Ibu-Ibu muslimat bisa ambil peran, karena Ibu-Ibu muslimat ini kan yang paling dekat dengan keluarga, apalagi soal parenting, soal pendidikan kan sangat dekat ya. Jadi kita minta nanti mereka menjadi bagian penting dari program ini,” jelas Zainul.

Menurut dia, keterlibatan perempuan diperlukan agar program pembangunan keluarga dapat dijalankan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pengasuhan anak dan pendidikan keluarga menjadi salah satu bidang yang dinilai relevan dengan peran para peserta.

Koperasi Diusulkan untuk Memperkuat Ekonomi Keluarga

Selain membahas pembangunan keluarga, Zainul mengusulkan agar kegiatan sosial dan ekonomi yang telah berjalan di lingkungan kelompok perempuan tersebut diperkuat melalui pembentukan koperasi.

Ia menyebut sejumlah kegiatan, termasuk pasar murah dan aktivitas sosial, telah dilaksanakan. Namun, menurutnya, kegiatan tersebut perlu memiliki wadah kelembagaan agar dapat dikembangkan dengan nilai ekonomi yang membantu memperkuat kondisi keuangan keluarga.

“Kita berharap agar gerakan memulai keluarga ini bisa lebih konkret, maka perlu kita lembagakan, salah satunya dengan koperasi. Sebenarnya kegiatannya sudah jalan, ada pasar murah, ada beberapa kegiatan sosial, biar nanti kedepannya ada nilai ekonomis untuk memperkuat ekonomi keluarga, maka saya sarankan membentuk koperasi dan setuju nanti mereka akan bikin koperasi. salah satu kegiatan utamanya adalah pasar murah untuk mendukung kebutuhan sembako, anggota kopasi yang ada di majelis talim muslimat ini,” pungkasnya.

Usulan tersebut menempatkan koperasi sebagai sarana untuk mengorganisasi kegiatan ekonomi yang sudah berjalan, sekaligus membuka peluang pengembangan aktivitas yang berorientasi pada kebutuhan anggota.

Pasar murah direncanakan menjadi salah satu kegiatan utama, terutama untuk mendukung pemenuhan kebutuhan bahan pokok bagi anggota koperasi yang berasal dari lingkungan majelis taklim Muslimat.

Rencana Pembentukan Koperasi Masih Memerlukan Kejelasan Teknis

Meski disebut mendapat persetujuan dari kelompok peserta, rencana pembentukan koperasi masih memerlukan kejelasan mengenai tahapan pendirian, pengelolaan, sumber modal, serta mekanisme pelaksanaan pasar murah.

Informasi mengenai jadwal pembentukan, jumlah calon anggota, bentuk koperasi, dan skema pembiayaan belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia.

Kejelasan aspek tersebut diperlukan agar rencana koperasi dapat dinilai secara konkret, termasuk mengenai manfaat ekonomi yang akan diterima anggota dan keberlanjutan kegiatan pasar murah.

Sosialisasi di Puski Kota Sukabumi ini menjadi ruang penyampaian program pembangunan keluarga sekaligus usulan penguatan ekonomi berbasis kelompok perempuan. Tindak lanjut pembentukan koperasi akan menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana gagasan tersebut diterjemahkan menjadi kegiatan yang terorganisasi dan dapat diukur manfaatnya bagi keluarga anggota. (Cr5)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Exit mobile version