SUKABUMI
Hari Santri Nasional 2026, Bobby Maulana Ajak Santri Bijak Bermedia Sosial
SUKABUMIKITA.ID – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengajak para santri memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menyebarkan dakwah serta informasi positif. Ia juga mengingatkan pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya agar santri tidak ikut menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya.
Pesan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Polres Sukabumi Kota, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Ustaz Falah, para alim ulama, kiai, ustaz, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta santri dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Menurut Bobby, perkembangan teknologi membuka ruang bagi para santri untuk memperluas jangkauan dakwah. Namun, kemudahan menyampaikan informasi melalui media sosial perlu diimbangi dengan kecermatan dalam memilah konten dan memastikan kebenarannya.
Ia mengingatkan agar para santri tidak mudah terpengaruh ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Media sosial, menurut pesan yang disampaikannya, seharusnya dimanfaatkan untuk menyampaikan hal-hal bermanfaat, bukan menjadi saluran penyebaran informasi yang menyesatkan.
Santri Diajak Manfaatkan Teknologi untuk Dakwah
Bobby mencontohkan sinetron Kun Anta yang dinilainya mampu memberikan pengaruh positif dan meningkatkan minat anak-anak terhadap kehidupan pesantren.
Contoh tersebut disampaikan untuk menggambarkan bahwa media dan teknologi dapat menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai pesantren kepada masyarakat luas. Dengan pemanfaatan yang tepat, konten digital juga dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan keagamaan dan pendidikan karakter.
Di sisi lain, ia berpesan agar santri tetap mampu mengendalikan penggunaan teknologi, bukan justru dikuasai olehnya. Perkembangan digital tidak boleh membuat generasi muda mengabaikan kedisiplinan dalam beribadah maupun kesungguhan menuntut ilmu.
Pesan ini menempatkan kecakapan digital sebagai salah satu hal yang perlu berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Kepemimpinan Harus Dilandasi Amanah
Selain membahas penggunaan teknologi, Bobby menekankan pentingnya karakter dan integritas dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kekuasaan. Kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan keteladanan.
Para santri juga diajak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta Rasulullah SAW sebagai teladan dalam berperilaku.
Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, keberhasilan di masa depan perlu disertai niat yang baik, fokus, komitmen, konsistensi, sikap istiqamah, dan rasa syukur. Kebiasaan berbuat baik serta menjalankan amal saleh juga ditekankan sebagai bagian dari pembentukan pribadi yang bermanfaat.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal bagi santri untuk mengembangkan kemampuan diri sekaligus menjaga tanggung jawab moral ketika kelak mengambil peran di tengah masyarakat.
Hari Santri Jadi Pengingat Persatuan dan Toleransi
Dalam penutup sambutannya, Bobby mengajak para santri menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, mencintai tanah air, serta menjadi pelopor persatuan dan kedamaian.
Ia berharap generasi muda tidak hanya memiliki pengetahuan dan pemahaman agama, tetapi juga mampu menghargai sesama serta berkontribusi dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Polres Sukabumi Kota tersebut menjadi ajang penyampaian pesan tentang pentingnya ilmu, akhlak, tanggung jawab digital, dan semangat kebangsaan.
Santri diharapkan dapat mengambil peran di tengah perkembangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, serta negara. (Cr5)