SUKABUMI
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga
-
/home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 120
- /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 123
- /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
- /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 129
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/&t=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 120
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 120
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga', 'facebookShare', 'width=626,height=436'); return false;" title="Share on Facebook">
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga &url=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 123
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 123
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/', 'twitterShare', 'width=626,height=436'); return false;" title="Tweet This Post">
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/&media=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
https://i0.wp.com/sukabumikita.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260922-WA0006-1.jpg?resize=590%2C354&ssl=1&description=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga&BODY=I found this article interesting and thought of sharing it with you. Check it out:
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 129
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 129
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/">
SUKABUMIKITA.ID — Perkembangan teknologi digital membuat gadget semakin sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi kalangan remaja. Perangkat tersebut memberikan kemudahan untuk belajar, berkomunikasi, mencari informasi hingga memperoleh hiburan.
Namun, penggunaan gadget yang tidak terkendali dapat berkembang menjadi ketergantungan atau perilaku adiktif. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan bersosialisasi dan hubungan interpersonal, termasuk komunikasi di dalam keluarga.
Hal tersebut dibahas dalam artikel berjudul “Penggunaan Gadget, Adiksi, dan Dampaknya terhadap Komunikasi Keluarga” yang ditulis oleh Rima Nurani Sukma, M. I. Kom, dan Siti Khoirun Nisa, S. I. Kom.
Penggunaan Gadget Semakin Intensif
Gadget pada dasarnya memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat. Remaja dapat menggunakannya sebagai sarana pendidikan, komunikasi, hiburan maupun pencarian informasi.
Persoalan dapat muncul ketika intensitas penggunaan tidak lagi terkendali. Ketergantungan terhadap gadget dapat membuat perhatian seseorang lebih banyak tertuju kepada perangkat yang digunakan dibandingkan lingkungan sosial di sekitarnya.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan dan dalam jangka panjang berpotensi memengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga hubungan sosial dengan orang lain.
Salah satu dampak yang dibahas adalah munculnya kecenderungan perilaku antisosial. Ketika gadget dianggap sebagai sesuatu yang sangat penting, perhatian terhadap lingkungan sekitar dapat berkurang sehingga interaksi langsung dengan orang lain ikut menurun.
Pengguna Internet Indonesia Didominasi Generasi Z
Fenomena tersebut berlangsung di tengah tingginya penggunaan internet di Indonesia.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dikutip dalam artikel, jumlah pengguna internet Indonesia pada 2024 mencapai 221.563.479 jiwa. Tingkat penetrasi internet nasional pada periode tersebut mencapai 79,5 persen, meningkat 1,4 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kelompok pengguna internet terbesar berasal dari Generasi Z, yakni mereka yang lahir pada rentang 1997 hingga 2012, dengan persentase mencapai 34,40 persen.
Artikel tersebut juga mengutip data CNN Indonesia mengenai kecanduan internet. Ahli adiksi perilaku, dr. Kristiana Siste, menyebut sekitar 19,3 persen remaja dan 14,4 persen dewasa muda mengalami kecanduan internet.
Penelitian terhadap 2.933 remaja yang dikutip dalam artikel juga menunjukkan peningkatan rata-rata durasi penggunaan internet dari 7,27 jam menjadi 11,6 jam per hari. Sebagian besar waktu tersebut digunakan untuk bermain gim daring dan mengakses media sosial.
Lima Aspek yang Berkaitan dengan Adiksi Gadge
Dalam artikel tersebut, smartphone addiction dijelaskan sebagai bentuk keterikatan atau ketergantungan terhadap smartphone yang dapat menimbulkan persoalan sosial dan psikologis.
Ada lima aspek utama yang digunakan dalam mengidentifikasi adiksi gadget, yakni daily-life disturbance, withdrawal, cyberspace-oriented relationship, overuse, dan tolerance.
Pertama, daily-life disturbance, yaitu ketika penggunaan gadget mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisinya dapat berupa berkurangnya motivasi melakukan kegiatan yang telah direncanakan, kesulitan berkonsentrasi saat belajar atau bekerja, gangguan penglihatan, nyeri pada pergelangan tangan dan leher, hingga gangguan tidur.
Kedua, withdrawal, yang ditandai antara lain dengan rasa gelisah atau tidak nyaman ketika tidak menggunakan smartphone. Seseorang juga dapat terus memikirkan perangkat tersebut dan merasa kesulitan menghentikan penggunaannya.
Ketiga, cyberspace-oriented relationship, yakni kondisi ketika seseorang merasa hubungan dengan teman yang dikenal melalui gadget lebih dekat dibandingkan hubungan dengan teman dalam kehidupan nyata.
Keempat, overuse, yaitu penggunaan gadget secara berlebihan dan sulit dikendalikan. Sementara kelima, tolerance, merupakan kondisi ketika seseorang telah berulang kali berusaha mengurangi penggunaan smartphone tetapi tidak berhasil.
Remaja Berada pada Fase Penting
Remaja menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian karena berada dalam fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan.
Pada fase tersebut, remaja mengalami berbagai perubahan fisik maupun psikologis. Gadget dapat ikut memengaruhi pola perilaku, cara berpikir dan kemampuan bersosialisasi.
Hubungan sosial seorang anak pada awal perkembangannya umumnya berpusat pada keluarga, terutama orang tua. Seiring pertambahan usia, hubungan tersebut kemudian meluas kepada saudara, teman bermain dan lingkungan sosial lainnya.
Karena itu, perubahan pola penggunaan gadget pada remaja juga dapat berkaitan dengan pola interaksi yang berlangsung di lingkungan keluarga.
Komunikasi Keluarga Memiliki Peran Penting
Komunikasi interpersonal menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga. Melalui komunikasi secara langsung, anggota keluarga dapat bertukar informasi, menyampaikan emosi serta membangun pemahaman bersama.
Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi seorang anak untuk memperoleh pengalaman sosial dan membangun pola komunikasi. Komunikasi dapat berlangsung antara orang tua dan anak, antarsaudara, maupun antara ayah dan ibu.
Dalam artikel tersebut, pola komunikasi keluarga dibagi ke dalam dua orientasi utama, yaitu orientasi percakapan (conversation orientation) dan orientasi kepenurutan (conformity orientation).
Orientasi percakapan menekankan keterbukaan serta intensitas komunikasi antaranggota keluarga. Anak diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam percakapan secara bebas dan terbuka.
Sementara orientasi kepenurutan lebih menekankan keseragaman sikap, nilai dan keyakinan antaranggota keluarga. Dalam pola tersebut, orang tua atau anggota keluarga yang memiliki kewenangan lebih besar cenderung menentukan aturan dan realitas sosial bagi anggota keluarga lainnya.
Orang Tua Perlu Membangun Komunikasi Dua Arah
Penggunaan gadget secara berlebihan pada akhirnya dapat mengganggu pola komunikasi dan hubungan sosial yang telah terbentuk dalam keluarga.
Karena itu, keluarga memiliki posisi penting dalam membantu remaja mengelola penggunaan teknologi. Aturan mengenai penggunaan gadget tetap dapat diterapkan, tetapi perlu disertai ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat dan pengalamannya.
Orang tua dan anak dapat mendiskusikan manfaat maupun risiko penggunaan gadget, menentukan waktu penggunaan, serta menyepakati batasan yang dianggap perlu.
Komunikasi dua arah tersebut memungkinkan orang tua memahami pengalaman anak sekaligus memberikan pendampingan dalam menggunakan teknologi secara lebih sehat.
Dengan demikian, persoalan penggunaan gadget pada remaja tidak hanya berkaitan dengan durasi penggunaan perangkat, tetapi juga dengan bagaimana teknologi tersebut memengaruhi aktivitas sehari-hari, hubungan sosial dan komunikasi di lingkungan keluarga.
Gadget tetap memiliki manfaat ketika digunakan secara tepat. Namun, penggunaan tanpa kontrol berpotensi berkembang menjadi perilaku adiktif yang berdampak pada kehidupan sehari-hari, kemampuan bersosialisasi dan kualitas hubungan interpersonal.
Dalam kondisi tersebut, komunikasi keluarga yang terbuka, intensif dan saling menghargai menjadi salah satu aspek penting untuk membantu remaja mengendalikan penggunaan gadget sekaligus mempertahankan hubungan sosial yang sehat.
- Penulis: Rima Nurani Sukma, M. I. Kom, Siti Khoirun Nisa, S. I. Kom
- Sumber: Artikel “Penggunaan Gadget, Adiksi, dan Dampaknya terhadap Komunikasi Keluarga”.
-
/home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 120
- /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 123
- /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
- /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 129
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/&t=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 120
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 120
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga', 'facebookShare', 'width=626,height=436'); return false;" title="Share on Facebook">
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga &url=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 123
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 123
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/', 'twitterShare', 'width=626,height=436'); return false;" title="Tweet This Post">
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/&media=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
https://i0.wp.com/sukabumikita.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260922-WA0006-1.jpg?resize=590%2C354&ssl=1&description=
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 126
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Kecanduan Gadget pada Remaja Bisa Ganggu Komunikasi dalam Keluarga&BODY=I found this article interesting and thought of sharing it with you. Check it out:
Warning: Undefined variable $post in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 129
Warning: Attempt to read property "ID" on null in /home/idkita/public_html/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 129
https://sukabumikita.id/2026/09/kecanduan-gadget-pada-remaja-bisa-ganggu-komunikasi-dalam-keluarga/">
