Connect with us

PEMERINTAHAN

HUT ke-81 RI di Sukabumi, Ayep Zaki Tegaskan Empat Pilar Kebangsaan Jadi Pijakan Utama

Published

on

SUKABUMIKITA.ID – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki mengajak seluruh masyarakat menjadikan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pijakan utama dalam mengisi kemerdekaan.

Pesan tersebut disampaikan Ayep Zaki saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi di Lapang Merdeka, Senin (17/8/2026).

Menurut Ayep, nilai-nilai kebangsaan harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Semangat tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan sekaligus memastikan pembangunan daerah berjalan dalam koridor kepentingan masyarakat luas.

Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, jajaran Pemerintah Kota Sukabumi, serta berbagai elemen masyarakat.

Momentum HUT ke-81 RI juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Sukabumi untuk menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Soroti Pesan Presiden Prabowo

Dalam amanatnya, Ayep Zaki turut mengangkat sejumlah pesan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026.

Beberapa agenda yang disoroti antara lain keberhasilan pemerintah mencapai swasembada pangan, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen, serta transformasi korporasi negara melalui penutupan 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak produktif.

Selain itu, agenda pengentasan kemiskinan dan pemberantasan korupsi juga menjadi bagian dari pesan nasional yang disampaikan kembali dalam momentum peringatan kemerdekaan tersebut.

Ayep mengatakan semangat efisiensi dan pembangunan nasional tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Sukabumi Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut

Dalam kesempatan itu, Ayep memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya adalah keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator konsistensi Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjaga tata kelola keuangan daerah.

Dari sisi realisasi anggaran, hingga 3 Juli 2026, Kota Sukabumi tercatat berada di peringkat pertama di Jawa Barat dalam realisasi belanja daerah. Sementara untuk realisasi pendapatan daerah, Kota Sukabumi berada di peringkat kedua di Jawa Barat.

Kinerja pemerintah daerah juga tercermin dari tingkat kepuasan masyarakat. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Sukabumi tercatat mencapai 88,73 dan masuk kategori sangat baik.

Tidak hanya itu, sejumlah indikator lainnya juga menunjukkan capaian positif.

Pada Indeks Reformasi Hukum Pemerintah Daerah Tahun 2026, Kota Sukabumi meraih nilai 96,5 atau kategori A. Sementara Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) memperoleh nilai 98.

Kota Sukabumi juga meraih predikat Kota Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Awards (IGA).

Program 12 PAS Jangkau 264 KPM

Di bidang sosial, Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan intervensi terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program.

Salah satunya melalui Program 12 PAS atau Pemerlu Atensi Sosial. Hingga saat ini, program tersebut telah memberikan manfaat kepada 264 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program tersebut telah dipatenkan dengan nama “Ayeuna Waktunya Berbagi Berkah” dan menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian serta bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Ayep, capaian pembangunan tersebut tidak dapat dilepaskan dari kerja bersama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi

Ayep menegaskan Pemerintah Kota Sukabumi tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Pemerintah daerah, sektor swasta, tokoh agama, budayawan, penggerak ekonomi kreatif hingga insan pers dinilai memiliki peran masing-masing dalam pembangunan daerah.

Kolaborasi lintas sektor, kata Ayep, menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mari terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang sejahtera dan bercahaya,” ujar Ayep.

Warga Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Sukabumi juga berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang memadati kawasan sekitar Lapang Merdeka sejak pagi.

Nuansa merah putih tampak mendominasi suasana. Sejumlah warga mengenakan pakaian bernuansa merah putih, sementara para pelajar membawa bendera Merah Putih berukuran kecil.

Anak-anak juga turut meramaikan kawasan Lapang Merdeka sehingga suasana peringatan kemerdekaan terasa sebagai perayaan bersama seluruh lapisan masyarakat.

Setelah upacara selesai, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan kreasi. Perpaduan unsur tradisional dan modern terlihat melalui penampilan tari, musik, serta nyanyian.

Rangkaian pertunjukan tersebut menjadi bagian dari persembahan masyarakat Kota Sukabumi dalam merayakan 81 tahun kemerdekaan Indonesia.

Panggung seni sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku budaya untuk menunjukkan kreativitas. Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui karya, kebersamaan, dan pelestarian budaya. (Cr5)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Copyright © 2026 SukabumiKita.id