SUKABUMIKITA.ID – Jumlah pengunjung yang menikmati keindahan sunrise di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 1 Januari 2026 tercatat mencapai 80 orang. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan pengelola sebanyak 50 pengunjung.
Direktur Operasi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Indung Purwita Jati, mengatakan bahwa wisata sunrise merupakan salah satu program unggulan yang terus dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
“Karena kami memiliki view sunrise yang sangat bagus di puncak Candi Borobudur, ini menjadi salah satu program yang terus kami tingkatkan untuk memberi pengalaman menarik bagi pengunjung,” ujar Indung di Magelang, Kamis.
Menurutnya, program wisata sunrise tidak hanya diminati wisatawan mancanegara, tetapi juga semakin banyak menarik perhatian wisatawan nusantara. Mereka rela datang lebih pagi demi merasakan sensasi menikmati matahari terbit dari salah satu situs warisan dunia tersebut.
“Mereka senang mengikuti kegiatan sunrise di Candi Borobudur karena pemandangannya luar biasa dan menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan destinasi wisata lainnya,” jelasnya.
Indung menuturkan, sunrise di Candi Borobudur memiliki keunikan tersendiri. Dari puncak candi, pengunjung dapat menyaksikan matahari terbit dengan latar Perbukitan Menoreh, serta siluet Gunung Merapi dan Merbabu, yang menciptakan panorama alam menawan.
“Alhamdulillah, cuaca sangat cerah dan sunrise dari Candi Borobudur terlihat dengan jelas. Ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi para pengunjung,” tuturnya.
Dengan capaian jumlah pengunjung yang melebihi target di awal tahun 2026, pihak pengelola optimistis wisata sunrise di Candi Borobudur akan terus menjadi daya tarik unggulan dan berkontribusi positif terhadap sektor pariwisata nasional. (Cr5)
