SUKABUMIKITA.ID – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh, Rabu (02/09/2026). Dalam sidak kelima tersebut, Ayep Zaki turun langsung mengecek sejumlah bagian konstruksi untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai spesifikasi dan kebutuhan yang telah ditetapkan.
Tak sekadar melihat progres pekerjaan, Ayep Zaki bahkan membawa meteran untuk memeriksa ketebalan tiang struktur serta mengecek spesifikasi material yang digunakan dalam pembangunan gedung tersebut, termasuk pasir dan kerangka bangunan.
Pengawasan langsung itu dilakukan sebagai bentuk penegasan bahwa pembangunan fasilitas publik di Kota Sukabumi harus mengutamakan kualitas dan ketahanan bangunan.
Ayep Zaki menegaskan tidak boleh ada pengurangan volume pekerjaan dalam pembangunan fasilitas pemerintah. Menurutnya, volume pekerjaan yang telah ditetapkan dalam rencana anggaran biaya (RAB) merupakan bagian dari hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh pelaksana proyek.
“Pembangunan Sukabumi Kudu Hade!” tegas Ayep Zaki.
Ia menyatakan tidak ada kompromi terhadap kualitas pembangunan fasilitas publik. Setiap pekerjaan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar yang telah ditentukan.
Volume Pekerjaan Disebut Hak Rakyat
Dalam pengecekan di lokasi, Ayep Zaki memberikan perhatian khusus terhadap kesesuaian volume pekerjaan dengan RAB.
Ia menegaskan tidak boleh ada bagian pekerjaan yang dikurangi, termasuk dalam hal ukuran maupun spesifikasi konstruksi.
Menurutnya, pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah pada akhirnya diperuntukkan bagi masyarakat. Karena itu, seluruh volume pekerjaan harus benar-benar diwujudkan sesuai perencanaan.
“Volume adalah hak rakyat. Tidak boleh ada volume pekerjaan yang dicuri atau dikurangi 1 mm pun dari RAB,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penekanan Ayep Zaki kepada seluruh pelaksana proyek agar tidak melakukan pengurangan pekerjaan dengan alasan apa pun yang berpotensi menurunkan kualitas bangunan.
Tekankan Konstruksi Kokoh dan Tahan Lama
Selain volume pekerjaan, Ayep Zaki juga menyoroti kualitas struktur bangunan. Ia meminta konstruksi Kantor Kecamatan Gunungpuyuh dibangun secara presisi dan mengutamakan kekuatan.
Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah struktur kolom beton. Ayep Zaki menyebut kolom beton harus memenuhi ukuran minimal 40 sentimeter sesuai standar yang ia tekankan dalam pengawasan proyek tersebut.
Ia juga meminta penggunaan rangka atap baja ringan yang bebas dari risiko serangan rayap. Penggunaan material tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.
“Konstruksi wedel dan tahan lama. Struktur kolom beton harus presisi, minimal 40 cm, menggunakan rangka atap baja ringan bebas rayap, agar bangunan kokoh dan insyaallah kuat hingga 100 tahun,” ujarnya.
Menurut Ayep Zaki, pembangunan fasilitas publik tidak boleh hanya mengejar penyelesaian pekerjaan. Kualitas konstruksi harus menjadi perhatian sejak tahap pengerjaan agar bangunan dapat digunakan masyarakat secara aman dan nyaman dalam jangka panjang.
Pelaksana Asal-asalan Diancam Tak Diberi Proyek
Ayep Zaki juga memberikan peringatan tegas kepada para pelaksana proyek pembangunan di Kota Sukabumi.
Ia menyatakan pelaksana yang tidak serius, bekerja asal-asalan, atau sengaja mengurangi kualitas pekerjaan tidak akan diberikan ruang untuk mengerjakan proyek pemerintah lainnya di Kota Sukabumi.
“Pelaksana yang main-main atau asal-asalan tidak akan diberikan ruang untuk mengerjakan proyek apa pun di Kota Sukabumi,” tegasnya.
Peringatan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pengawasan terhadap proyek pembangunan fasilitas publik akan dilakukan secara ketat.
Ayep Zaki menegaskan pengawasan pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh tidak berhenti pada sidak kali ini. Ia memastikan pengecekan akan terus dilakukan hingga seluruh proses pembangunan selesai.
Pengawasan Berlanjut hingga Bangunan Sempurna
Menurut Ayep Zaki, pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Pemerintah Kota Sukabumi juga berkepentingan memastikan fasilitas yang dibangun dengan anggaran publik benar-benar memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
“Pengawasan ketat akan terus saya lakukan sampai bangunan ini berdiri sempurna dan siap melayani warga dengan aman dan nyaman,” katanya.
Dengan pengawasan tersebut, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga menghasilkan bangunan yang memenuhi standar kualitas, kokoh, tahan lama, serta mampu menunjang pelayanan publik bagi masyarakat Kecamatan Gunungpuyuh. (Cr5)