PEMERINTAHAN

‎Panen Prestasi, Kota Sukabumi Raih Sejumlah Penghargaan Tingkat Jawa Barat

Published

on

SUKABUMIKITA.ID — Pemerintah Kota Sukabumi kembali mencatatkan sejumlah prestasi melalui berbagai program di bidang kependudukan, keluarga berencana, pencegahan stunting hingga pemberdayaan masyarakat.

‎Sejumlah penghargaan tersebut berasal dari tingkat Jawa Barat dan terdapat pula capaian yang mengantarkan Kota Sukabumi untuk melaju ke tingkat nasional. Prestasi ini di antaranya diraih melalui program yang dilaksanakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Daldukkbp3a) Kota Sukabumi.

‎Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diberikan pihak luar menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

‎”Alhamdulillah, penghargaan adalah apresiasi yang diberikan pihak luar kepada Pemkot Sukabumi. Ini sesungguhnya juga menunjukkan apa yang dilakukan seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemkot Sukabumi sudah bekerja dengan baik. Rencana strategis membangun Kota Sukabumi sudah berjalan di rel yang benar. Selebihnya tinggal kita tingkatkan saja,” ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Senin (21/09/2026).

Sejumlah Prestasi Kota Sukabumi

‎Berdasarkan capaian yang disampaikan Pemkot Sukabumi, terdapat sejumlah penghargaan dan prestasi yang berhasil diraih pada berbagai kategori.

‎Di antaranya, Juara II Rumah Data Kependudukan Tingkat Jawa Barat.

‎Selanjutnya, Kota Sukabumi meraih Juara I Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) Berkualitas Tingkat Jawa Barat dan berhak diutus untuk mengikuti penilaian di tingkat nasional.

‎Kota Sukabumi juga disebut meraih Juara III PJPK Berkualitas tingkat nasional dengan sistematika pengendalian kependudukan.

‎Selain capaian tersebut, Kota Sukabumi meraih Juara I jumlah kelompok Keluarga Berencana yang melaksanakan penanganan terpadu dampak kependudukan 100 persen, sekaligus mencatatkan angka Total Fertility Rate (TFR) sebesar 2,1.

‎TFR merupakan indikator yang menggambarkan rata-rata jumlah anak yang dilahirkan seorang perempuan selama masa reproduksinya. Angka 2,1 kerap digunakan sebagai tingkat fertilitas pengganti dalam konteks demografi.

‎Berdasarkan data yang disampaikan dalam keterangan Pemkot Sukabumi, angka TFR nasional berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) berada di angka 2,13. Sementara angka TFR Jawa Barat berada di angka 2,05.

Raih Juara I GENTING Jawa Barat

‎Prestasi lainnya datang dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

‎Kota Sukabumi meraih Juara I capaian GENTING se-Jawa Barat. Program tersebut dinilai mampu mengimplementasikan gerakan orang tua asuh dalam upaya pencegahan stunting dengan melibatkan berbagai unsur di masyarakat.

‎Pelaksanaan program melibatkan sektor swasta dan akademisi. Salah satu bentuk keterlibatan yang disebutkan adalah dukungan dari jaringan minimarket Alfamart, baik dalam bentuk edukasi maupun bantuan material di wilayah kerjanya.

‎Selain GENTING, Kota Sukabumi juga meraih Juara Harapan II Kampung Berkualitas tingkat Jawa Barat.

‎Program Kampung Berkualitas tersebut antara lain diarahkan pada upaya memperbaiki perilaku masyarakat dalam mencegah stunting.

Ayep Zaki: Pelayanan kepada Masyarakat Harus Terus Ditingkatkan

‎Ayep Zaki menilai berbagai penghargaan yang diraih tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berbenah.

‎Menurutnya, capaian tersebut perlu menjadi pemacu bagi seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎”Kota Sukabumi hari ini jelas sudah jauh berbeda. Bersama seluruh aparatur sipil di lingkungan pemerintah Kota Sukabumi tidak bosan untuk berbenah diri dalam melayani masyarakat dalam segala hal,” ujar Ayep.

‎Ia mengatakan, prestasi dan penghargaan dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat capaian kinerja pemerintah, meskipun peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi tujuan utama.

‎”Prestasi dan penghargaan adalah sebuah ukuran yang bisa menjadi patokan kinerja itu baik atau tidak. Semoga ke depan kami bisa lebih memberikan kinerja yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan wargi Kota Sukabumi,” pungkasnya. (Cr5)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Exit mobile version