SUKABUMIKITA.ID — Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung membuka pendaftaran Program Tailor Made Training (TMT) 2026. Program ini ditujukan bagi lembaga maupun kelompok yang membutuhkan pelatihan dengan materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, dunia usaha, serta pasar kerja.
Kepala BBPVP Bandung, Reni Rosyida Muthmainnah, melalui akun resmi BBPVP Bandung, Selasa (01/09/2026), menyampaikan bahwa pengusulan proposal program TMT telah dibuka.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada berbagai lembaga untuk mengusulkan kebutuhan pelatihan yang dirancang secara khusus berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.
“Tailor Made Training adalah program pelatihan yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan industri,” demikian informasi yang disampaikan BBPVP Bandung melalui akun resminya.
Berbeda dengan program pelatihan standar yang umumnya memiliki format dan materi yang relatif sama bagi seluruh peserta, TMT dirancang lebih spesifik agar materi pelatihan dapat menyesuaikan dengan persyaratan kompetensi tertentu yang dibutuhkan industri maupun lembaga pengusul.
Proposal Paling Lambat 2 September 2026
BBPVP Bandung menetapkan sejumlah tahapan dalam pelaksanaan Program Tailor Made Training 2026.
Tahapan pertama adalah pengusulan proposal, yang batas waktunya ditetapkan hingga 2 September 2026.
Setelah proposal masuk, BBPVP Bandung akan melakukan proses verifikasi terhadap lembaga pengusul pada 3 hingga 10 September 2026.
Selanjutnya, penetapan lembaga pengusul dijadwalkan pada 11 September 2026. Sementara pelaksanaan pelatihan direncanakan mulai 14 September 2026.
Adapun tahapan program tersebut adalah sebagai berikut:
Batas pengusulan proposal: 2 September 2026
Verifikasi lembaga: 3–10 September 2026
Penetapan lembaga pengusul: 11 September 2026
Mulai pelaksanaan pelatihan: 14 September 2026
BBPVP Bandung mengimbau lembaga yang memiliki kebutuhan pelatihan agar segera mempersiapkan proposal dan mengajukannya sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
Bisa Diusulkan Berbagai Lembaga
Program TMT tidak hanya diperuntukkan bagi perusahaan berskala besar. BBPVP Bandung membuka kesempatan pengusulan bagi berbagai jenis lembaga dan kelompok masyarakat.
Sejumlah pihak yang dapat mengusulkan program tersebut antara lain perusahaan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pemerintah daerah, pemerintah desa, yayasan keagamaan, lembaga pelatihan kerja, BUMN, BUMD, lembaga swadaya masyarakat, badan pemerintah, penyelenggara pelatihan atau pendidik, lembaga riset, lembaga perbankan atau koperasi, serta serikat pekerja atau buruh.
Dengan cakupan pengusul yang luas, program tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kerja secara lebih spesifik.
Pelatihan Disesuaikan Kebutuhan Industri
Konsep utama Tailor Made Training adalah menghadirkan program pelatihan berdasarkan kebutuhan nyata dari industri, dunia usaha maupun masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, program pelatihan dilakukan berdasarkan kesepakatan kerja sama antara BBPVP Bandung dengan lembaga pengusul. Materi dan kompetensi yang diberikan kemudian diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja.
Pendekatan tersebut memungkinkan lembaga pengusul menyampaikan kebutuhan kompetensi yang diperlukan sehingga pelatihan tidak hanya berorientasi pada pemberian materi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pekerjaan.
BBPVP Bandung menyatakan program tersebut dapat menjadi salah satu sarana bagi lembaga untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sesuai tuntutan perkembangan dunia kerja.
Pengajuan Dilakukan Melalui SIAPKerja
Bagi lembaga yang ingin mengikuti program tersebut, proposal dapat diajukan secara daring melalui proposal.kemnaker.go.id dengan menggunakan akun SIAPKerja.
Sementara itu, daftar program pelatihan yang tersedia dapat diakses dan diunduh melalui tautan yang disediakan BBPVP Bandung.
Dengan batas waktu pengusulan yang jatuh pada 2 September 2026, calon pengusul diharapkan segera menyiapkan kebutuhan pelatihan serta dokumen proposal agar dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dan verifikasi yang telah ditetapkan.
Program TMT BBPVP Bandung 2026 diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan kompetensi di dunia industri, dunia usaha, dan pasar kerja. (Cr5)