SUKABUMIKITA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi di Aula Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (05/08/2026). Aksi donor darah menjadi bagian dari rangkaian Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus implementasi program bakti sosial Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini mendapat antusiasme dari jajaran petugas Lapas Sukabumi yang turut ambil bagian sebagai pendonor. Sebelum proses donor berlangsung, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining sesuai standar medis yang diterapkan PMI.
Dari total 12 petugas yang mengikuti pemeriksaan awal, sebanyak 11 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara satu peserta lainnya belum dapat mengikuti donor karena belum memenuhi ketentuan jeda waktu donor darah.
Darah yang berhasil dikumpulkan kemudian diserahkan kepada PMI Kota Sukabumi untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien yang memerlukan transfusi darah di rumah sakit.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah bukan hanya menjadi agenda peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga merupakan wujud nyata pengabdian insan pemasyarakatan kepada masyarakat.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada sesama. Setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan dan menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, semangat berbagi harus terus ditanamkan kepada seluruh jajaran,” ujar Budi Hardiono.
Menurutnya, aksi sosial tersebut mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang terus dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan. Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap warga binaan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Budi menambahkan, kegiatan donor darah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan kepedulian pegawai terhadap kebutuhan masyarakat sekitar.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya dalam menjalankan tugas pembinaan, tetapi juga memiliki peran sosial melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan donor darah tersebut bukan merupakan aksi pertama yang dilakukan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Sepanjang tahun 2026, jajaran Lapas Sukabumi telah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupa sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan darah di Kota Sukabumi.
Sebelumnya, kegiatan donor darah telah dilaksanakan pada 13 April 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kemudian kegiatan serupa kembali digelar pada 9 Juli 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap ketersediaan stok darah bagi masyarakat.
Pelaksanaan donor darah yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut menunjukkan komitmen Lapas Sukabumi dalam mendukung program kemanusiaan bersama PMI Kota Sukabumi.
Dengan melibatkan pegawai secara aktif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa donor darah merupakan aksi sederhana yang memiliki dampak besar bagi kehidupan orang lain.
Selama kegiatan berlangsung, proses donor darah berjalan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara Lapas Kelas IIB Sukabumi dan PMI Kota Sukabumi memastikan seluruh tahapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah, berjalan sesuai prosedur medis.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Sukabumi berharap semangat kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan semakin kuat, sejalan dengan semangat kemerdekaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (Cr5)