Yayasan Al-Musthofa Sukabumi Telah Mencetak Ribuan Alumni, Tetap Eksis di Tengah Persaingan Sekolah

SUKABUMIKITA.ID – Di tengah semakin ketatnya persaingan dunia pendidikan dan menjamurnya lembaga pendidikan baru di berbagai wilayah, Yayasan Pendidikan Al-Musthofa di Kampung Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, tetap mampu mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat selama puluhan tahun.

Sejak berdiri hingga saat ini, yayasan yang menaungi berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, MI, MD, MTs, MA hingga SMK tersebut telah melahirkan ribuan alumni yang kini tersebar di berbagai bidang profesi, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hingga berkiprah di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui kegiatan pelepasan peserta didik tahun ajaran 2025-2026 yang digelar selama dua hari satu malam dengan puncak acara berlangsung pada Sabtu (20/6/2026). Pada kesempatan tersebut, lebih dari 200 siswa dari berbagai jenjang pendidikan resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya maupun memasuki dunia kerja.

Kepala MTs Al-Musthofa, Ujang Juwaeni, menjelaskan jumlah lulusan tahun ini berasal dari seluruh unit pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan. Tercatat sebanyak 13 lulusan PAUD, 49 lulusan MI, 19 lulusan MD, 71 lulusan MTs, 39 lulusan MA, dan 47 lulusan SMK.

“Secara keseluruhan lulusan tahun ini mencapai lebih dari 200 siswa. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Al-Musthofa terus mampu melahirkan generasi yang siap melanjutkan pendidikan maupun terjun ke masyarakat,” ujar Ujang.

Bertahan di Tengah Persaingan Pendidikan

Menurut Ujang, perjalanan panjang Al-Musthofa selama puluhan tahun bukan tanpa tantangan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah semakin banyaknya lembaga pendidikan baru yang berdiri di berbagai daerah sehingga memengaruhi jumlah peserta didik yang mendaftar.

Kondisi tersebut dirasakan hampir di seluruh jenjang pendidikan yang berada di bawah yayasan. Pada tingkat PAUD misalnya, yang dahulu menjadi tujuan utama masyarakat dari berbagai wilayah sekitar, kini harus berbagi calon peserta didik dengan lembaga pendidikan serupa yang tumbuh di lingkungan masing-masing.

Selain itu, kebijakan penambahan rombongan belajar (rombel) di sejumlah sekolah negeri juga sempat berdampak terhadap jumlah siswa yang masuk ke MTs Al-Musthofa.

“Kami pernah mengalami penurunan jumlah siswa karena sekolah negeri membuka lebih banyak rombel. Namun Alhamdulillah sekarang kembali meningkat. Untuk tahun ajaran mendatang kami memperkirakan jumlah siswa baru MTs bisa mencapai sekitar 130 orang,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Al-Musthofa masih cukup tinggi. Di tengah banyaknya pilihan sekolah, yayasan ini tetap menjadi tujuan pendidikan bagi warga Cireunghas dan wilayah sekitarnya.

Konsisten Cetak Prestasi Tingkat Nasional

Tidak hanya mampu bertahan, Al-Musthofa juga terus menunjukkan kualitas pendidikan melalui berbagai prestasi akademik yang diraih para siswanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, siswa MTs Al-Musthofa secara konsisten berhasil meraih medali emas dalam berbagai ajang Olimpiade Sains dan Matematika tingkat nasional yang diselenggarakan secara daring.

Prestasi tersebut diraih secara berkelanjutan sejak tahun 2022 hingga 2026 pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika.

“Sejak tahun 2022 hingga 2026, siswa kami berhasil meraih medali emas pada bidang IPA, IPS dan Matematika. Ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas kami,” ungkap Ujang.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah berbasis masyarakat dan berada di wilayah pedesaan pun mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain di tingkat nasional apabila didukung oleh komitmen dan kualitas pembelajaran yang baik.

Lulusan Diterima di Sekolah Favorit dan Perguruan Tinggi

Kepercayaan masyarakat terhadap Al-Musthofa juga terlihat dari kualitas lulusan yang mampu bersaing dalam proses penerimaan peserta didik baru maupun seleksi perguruan tinggi.

Pada gelombang pertama penerimaan siswa tahun ini, puluhan lulusan MTs Al-Musthofa berhasil diterima di berbagai SMA dan SMK negeri favorit, di antaranya SMA Negeri Cireunghas, SMA Negeri Sukaraja, SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, SMA Negeri 4 Kota Sukabumi hingga SMK Pertanian.

Sementara itu, lulusan MA dan SMK Al-Musthofa juga berhasil melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Beberapa di antaranya diterima di Universitas Nusa Putra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Islam Negeri (UIN), hingga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa lulusan Al-Musthofa mampu bersaing dan memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pendidikan Terjangkau untuk Semua Kalangan

Di tengah meningkatnya biaya pendidikan di berbagai daerah, Al-Musthofa tetap mempertahankan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat.

Khusus untuk jenjang MTs, pihak yayasan tidak membebankan biaya pendaftaran, uang bangunan, iuran OSIS maupun SPP kepada peserta didik.

“Untuk MTs tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada uang bangunan, tidak ada SPP. Orang tua hanya menyesuaikan kebutuhan perlengkapan sekolah seperti seragam dan atribut, itu pun tidak kami paksakan apabila masih memiliki yang layak digunakan,” jelas Ujang.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian yayasan agar pendidikan tetap dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Meski berstatus sekolah swasta dan sebagian besar tenaga pendidiknya merupakan guru honorer, Al-Musthofa terus berupaya menjaga kualitas pendidikan melalui pemanfaatan dana BOS serta dukungan masyarakat.

Optimistis Menatap Masa Depan

Sementara itu, Kepala MA Al-Musthofa, Lukmanul Hakim, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pelepasan peserta didik tahun ini.

“Alhamdulillah pelepasan siswa-siswi tahun sekarang berjalan dengan lancar. Acara pelepasan sebetulnya sudah dimulai dari kemarin dan puncaknya hari ini. Jadi berlangsung selama dua hari satu malam,” ujarnya.

Dengan pengalaman panjang dalam dunia pendidikan, jaringan alumni yang terus bertambah, prestasi akademik yang konsisten, serta komitmen menghadirkan pendidikan yang terjangkau, Yayasan Pendidikan Al-Musthofa optimistis dapat terus mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkontribusi mencerdaskan generasi bangsa di Kabupaten Sukabumi.

Di tengah perubahan zaman dan tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, Al-Musthofa membuktikan bahwa lembaga pendidikan berbasis masyarakat tetap mampu bertahan, berkembang, dan terus menjadi harapan bagi masyarakat untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *