Truk Skidtank LPG Menuju Depot Balongan Alami Kecelakaan di Indramayu, Sopir Meninggal Dunia

SUKABUMIKITA.IDPT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) menyampaikan duka cita atas insiden kecelakaan yang melibatkan armada Skidtank LPG milik mitra transporter PT Adi Putra Anugerah Sejati pada Minggu (15/03/2026) sekitar pukul 03.20 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di Indramayu, tepatnya di Jalan Raya Balongan Km 7. Insiden itu merupakan kecelakaan tunggal yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, yakni pengemudi kendaraan Skidtank LPG.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut.

“Pertamina Patra Niaga Regional JBB turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan kejadian berjalan dengan baik,” ujar Satria dalam keterangannya.

Diduga Kehilangan Kendali

Berdasarkan informasi awal, kendaraan Skidtank LPG tersebut diketahui sedang dalam kondisi kosong dan tengah menuju Depot LPG Balongan.

Namun saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak pohon di sisi jalan.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Pertamina Pastikan Tidak Ada Kebocoran LPG

Menanggapi insiden tersebut, tim HSSE, Security, serta operasional PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian serta mengamankan area sekitar.

“Hasil pengecekan awal memastikan tidak terdapat kebocoran LPG maupun potensi insiden lanjutan,” jelas Satria.

Selain itu, Pertamina juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun mengganggu proses distribusi LPG kepada masyarakat.

Distribusi LPG Tetap Aman

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, aparat terkait, serta mitra transporter guna melakukan proses evakuasi kendaraan dan penanganan lanjutan.

“Kami juga memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar,” tambahnya.

Di sisi lain, pihak Pertamina juga mengimbau seluruh mitra transporter serta awak mobil tangki agar selalu mengutamakan keselamatan dalam menjalankan aktivitas operasional.

“Kami mengingatkan seluruh mitra transporter dan awak mobil tangki untuk selalu mematuhi standar operasional keselamatan serta memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi pengemudi,” tutup Satria. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *