SUKABUMIKITA.ID – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menerima audiensi Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Indonesia Kota Sukabumi di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (28/02/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Pramuka dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Dalam audiensi tersebut, Ayep Zaki menegaskan bahwa soliditas dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan, terutama di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
“Kita harus menjaga kebersamaan. Tantangan fiskal memang ada, tetapi komitmen untuk meningkatkan APBD dan menjalankan program prioritas tetap menjadi fokus,” ujarnya.
Fokus Tekan Pengangguran dan Tingkatkan Kualitas SDM
Salah satu agenda prioritas yang disampaikan dalam pertemuan itu adalah penanganan pengangguran melalui program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurut Wali Kota, pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut peningkatan kapasitas generasi muda agar memiliki daya saing di dunia kerja.
Dalam konteks tersebut, peran Pramuka dinilai strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda di Kota Sukabumi.
Program Beasiswa Rp500 Ribu untuk 400 Penerima
Ayep Zaki juga memaparkan program beasiswa pendidikan yang saat ini tengah berjalan. Pemerintah Kota Sukabumi memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu per bulan kepada sekitar 400 penerima manfaat.
Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi yang unggul dan kompetitif.
“Beasiswa ini adalah bagian dari investasi jangka panjang. Kita ingin memastikan anak-anak Kota Sukabumi memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” jelasnya.
Dorong Pembiayaan Ringan dan Pemerataan hingga Tingkat RT
Selain isu pendidikan dan ketenagakerjaan, audiensi tersebut juga membahas dukungan terhadap program pembiayaan masyarakat dengan administrasi ringan. Skema ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi warga serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga tingkat rukun tetangga (RT).
Pendekatan pemerataan dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak terpusat, melainkan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Pramuka sebagai Mitra Strategis Nonpolitik
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa Pramuka sebagai organisasi nonpolitik memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan karakter generasi muda.
Kolaborasi antara Pemkot Sukabumi dan Pramuka diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang selaras dengan visi pembangunan daerah.
Ke depan, kedua pihak berkomitmen menjaga soliditas, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap program berjalan efektif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi. (Cr5)
