SUKABUMIKITA.ID – Program Bestari (Be Stars International) yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi mulai menunjukkan hasil konkret di tingkat internasional. Dua pemuda asal Kota Sukabumi, Rizki Perdana dan Muhammad Reza Al-Farez, kini resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi setelah menjalani pelatihan dan proses pemberangkatan sesuai prosedur.
Keberhasilan ini menjadi tonggak awal realisasi program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Sukabumi melalui skema penempatan tenaga kerja terampil ke luar negeri.
Testimoni PMI: Apresiasi untuk Pemkot dan Lembaga Pelatihan
Dalam video testimoni yang beredar, Rizki dan Reza menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sukabumi atas pelatihan dan pendampingan yang mereka terima sebelum berangkat.
Keduanya juga menyampaikan terima kasih kepada PT Timur Raya Jaya Lestari (TJL) serta Akademi Tamansiswa yang telah membekali mereka dengan keterampilan barista profesional dan kemampuan bahasa Inggris. Bekal tersebut dinilai menjadi faktor penting hingga akhirnya mereka diterima bekerja di Arab Saudi.
Program pelatihan dalam Bestari tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada peningkatan kapasitas komunikasi dan kesiapan mental kerja di lingkungan internasional.
Ayep Zaki: Bukan Sekadar Pengiriman Tenaga Kerja
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa keberhasilan dua pemuda tersebut merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam mencetak SDM unggul dan berdaya saing global.
“Kami sangat bangga dengan Rizki dan Reza. Melalui Program Bestari, kita ingin membuktikan bahwa pemuda Kota Sukabumi memiliki kualitas bintang di level internasional. Ini bukan sekadar pengiriman tenaga kerja, tetapi pengiriman tenaga kerja terampil yang telah melalui proses upskilling yang matang,” ujarnya, Minggu (01/03/2026).
Menurutnya, Program Bestari dirancang sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal sekaligus membuka akses kerja formal dan profesional di luar negeri.
Sinergi Disnaker dan Sektor Swasta
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut.
Ia menyebut keberhasilan penempatan dua PMI itu tidak terlepas dari sinergi antara Disnaker dan PT Timur Raya Jaya Lestari yang dipimpin Direktur Utama Ahmad Faisol.
“Kami memastikan setiap PMI dari Kota Sukabumi berangkat dengan perlindungan yang jelas dan melalui prosedur resmi serta profesional,” tegas Punjul.
Ia menambahkan, aspek legalitas, perlindungan tenaga kerja, hingga kepastian kontrak kerja menjadi perhatian utama dalam setiap proses pemberangkatan melalui Program Bestari.
Target Perluasan dan Peningkatan Kesejahteraan
Program Bestari diharapkan terus berkembang untuk menjaring lebih banyak talenta muda Kota Sukabumi agar dapat mengisi peluang kerja strategis di berbagai negara. Selain membuka akses kerja global, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga PMI serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui remitansi.
Keberhasilan Rizki dan Reza menjadi simbol bahwa pemuda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar kerja internasional, asalkan dibekali kompetensi, pelatihan yang tepat, serta dukungan kebijakan yang terstruktur.
Dengan capaian awal ini, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis Program Bestari akan menjadi model pengembangan SDM berbasis kompetensi yang berkelanjutan dan berorientasi global. (Cr5)
