SUKABUMIKITA.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kota Sukabumi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI untuk menentukan bakal calon (bacalon) Ketua DPC periode 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel di kawasan Jalan Selabintana, Kota Sukabumi, Minggu (05/04/2026) malam.
Dalam forum tersebut, sebanyak tujuh nama muncul sebagai bacalon ketua. Dua di antaranya merupakan petahana, yakni Neneng Salmiah dan Agus Samsul.
Pimpinan sidang Muscab, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa Muscab merupakan agenda rutin lima tahunan yang telah melalui sejumlah tahapan penting sebelum penetapan bacalon.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan periodik lima tahun sekali. Seluruh tahapan sudah dilalui, mulai dari pembukaan, pleno tata tertib, laporan pertanggungjawaban (LPJ), hingga pleno penetapan bacalon ketua,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuh bacalon tersebut merupakan hasil kombinasi antara pemetaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Jawa Barat dan usulan dari peserta Muscab.
“Empat nama berasal dari hasil pemetaan DPP Jawa Barat, dan tiga lainnya merupakan usulan dari peserta Muscab,” jelasnya.
Selanjutnya, seluruh bacalon akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di tingkat DPP. Hasil dari proses tersebut akan menentukan sosok Ketua DPC PKB Kota Sukabumi ke depan.
Fauzi menyebutkan, DPP mendorong agar kepengurusan PKB Kota Sukabumi dapat terus berbenah dan memperkuat struktur organisasi guna mencapai target politik pada Pemilu 2029.
“DPP menargetkan pada 2029 PKB Kota Sukabumi minimal dapat meraih delapan kursi di DPRD Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu bacalon ketua, Agus Samsul, mengapresiasi jalannya Muscab yang dinilai berlangsung lancar dan demokratis. Ia menilai seluruh tahapan telah berjalan sesuai mekanisme partai.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan musyawarah mufakat dalam Muscab ke-VI ini berjalan dengan baik. Di PKB, prosesnya adalah penetapan calon yang kemudian diajukan ke DPP,” ujarnya.
Agus menambahkan, pencalonan dirinya menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai demi meningkatkan perolehan kursi legislatif.
“Ini kesempatan untuk mengkonsolidasikan jajaran pengurus agar target peningkatan kursi bisa tercapai,” katanya.
Di sisi lain, petahana Neneng Salmiah menyampaikan bahwa dirinya telah memaparkan laporan kinerja selama masa kepemimpinannya dalam forum Muscab.
“Dalam Muscab ini, saya telah menyampaikan laporan kinerja selama lima tahun. Alhamdulillah, PKB Kota Sukabumi kini memiliki kursi di DPRD Kota Sukabumi dan DPR RI,” ungkapnya.
Terkait pencalonan kembali, Neneng menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP sesuai mekanisme partai.
“Nama saya sudah masuk sebagai bacalon. Untuk hasil akhirnya, kita serahkan kepada DPP,” tandasnya. (Cr5)
