Muscab PPM Kota Sukabumi 2026 Tetapkan Dede Dahlan sebagai Ketua Baru

SUKABUMIKITA.ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Sukabumi yang digelar di Gedung Juang 45, Jalan Veteran, Minggu (11/01/2026), resmi menghasilkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030.

Dalam forum musyawarah tersebut, Dede Dahlan terpilih sebagai Ketua PPM Kota Sukabumi setelah unggul tipis dari rivalnya yang merupakan petahana.

Proses pemilihan ketua berlangsung secara demokratis melalui mekanisme voting, mencerminkan komitmen organisasi dalam menjunjung tinggi nilai musyawarah, kebersamaan, dan transparansi.

Dari hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh panitia Muscab, Dede Dahlan dinyatakan memperoleh suara terbanyak dan secara resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih.

Selain memilih ketua, Muscab PPM Kota Sukabumi juga menyepakati susunan pengurus inti untuk periode 2025–2030. Dalam struktur kepengurusan tersebut, Ade Arga dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris, sementara Yudi ditunjuk sebagai Bendahara.

Usai penetapan hasil Muscab, Dede Dahlan langsung dikukuhkan pada hari yang sama sebagai Ketua PPM Kota Sukabumi. Sementara itu, untuk agenda pelantikan resmi, jajaran pengurus terpilih dijadwalkan akan dilantik langsung oleh Pengurus PPM Provinsi Jawa Barat pada akhir Januari 2026 mendatang.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dede Dahlan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh peserta Muscab. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada penguatan peran sosial organisasi.

“Alhamdulillah tadi sudah acara Muscab dan sudah selesai. Alhamdulillah saya terpilih jadi Ketua. Pemilihan dilakukan secara voting, dan ini menjadi amanah besar bagi saya,” ujar Dede Dahlan.

Pada periode awal kepemimpinannya, Dede menyatakan bahwa PPM Kota Sukabumi akan langsung fokus pada program-program sosial kemasyarakatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Sejumlah agenda prioritas telah disiapkan, di antaranya santunan anak yatim, sunatan massal, serta percepatan program bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang merupakan program sinergi dengan PPM Provinsi Jawa Barat.

“Program kami dalam waktu dekat adalah santunan anak yatim, kemudian sunatan massal. Yang ketiga adalah program dari Jawa Barat, yaitu bantuan rumah untuk rumah tidak layak huni. Itu yang akan kami percepat realisasinya,” jelasnya.

Ia juga berharap dukungan serta doa dari seluruh anggota PPM dan elemen masyarakat agar seluruh program kerja tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Sukabumi.

“Saya mohon doa dan restu dari teman-teman semua. Mudah-mudahan program-program tersebut bisa cepat terealisasi dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Sukabumi,” tambahnya. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *