KONI Kota Sukabumi Lepas 14 Atlet PBSI Hadapi BK Porprov Jabar 2026

SUKABUMIKITA.ID — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi secara resmi melepas 14 atlet cabang olahraga bulutangkis yang tergabung dalam kontingen Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Sukabumi untuk berlaga pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Kegiatan pelepasan digelar di GOR Bulutangkis Ciaul Ngahiji, Jumat (26/12/25).

Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para atlet agar mampu menampilkan performa terbaik saat berlaga di BK Porprov yang akan berlangsung di Kota Bekasi pada 27–30 Desember 2025.

“Saya berpesan kepada para atlet agar bisa menunjukkan kemampuan yang maksimal dan terbaik, sehingga target kita untuk lolos ke Porprov bisa diraih,” ujar Yoseph.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus PBSI Kota Sukabumi, khususnya kepada Ketua PBSI Kota Sukabumi, Idhan Rusmaindarsah, atas konsistensi pembinaan atlet serta keberhasilan menjaga regenerasi pemain muda agar tetap berkelanjutan.

Target Dan Harapan PBSI Kota Sukabumi

Sementara itu, Idhan Rusmaindarsah mengungkapkan bahwa persiapan atlet telah dilakukan secara intensif dan berjenjang, dimulai dari proses seleksi hingga pemantapan latihan rutin yang melibatkan klub-klub di bawah naungan PBSI Kota Sukabumi.

“Latihan sudah berjalan rutin, baik di luar Kota Sukabumi di klub masing-masing maupun latihan gabungan di GOR Ciaul Ngahiji. Kami menyiapkan delapan atlet putra dan enam atlet putri hasil seleksi dari klub-klub di bawah PBSI,” ujar Idhan saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp.

Idhan menambahkan, pembinaan berbasis klub tetap menjadi fondasi utama, sementara latihan terpusat dilakukan untuk menyatukan strategi, meningkatkan kekompakan tim, dan mematangkan kesiapan menghadapi persaingan di level provinsi.

Kesiapan Tim BK Porprov Cabor Bulutangkis Kota Sukabumi

Di tempat yang sama, Koordinator Tim BK Porprov Cabor Bulutangkis Kota Sukabumi, R. Johan Maulana, menjelaskan bahwa total 17 personel diberangkatkan ke Bekasi, terdiri dari 14 atlet serta tiga orang ofisial.

“Persiapan atlet sebagian besar dilakukan di klub masing-masing. Untuk BK ini, kami kumpulkan sekitar tiga hari terakhir di training center di GOR Ciaul Ngahiji, fokusnya lebih ke latihan strategi,” kata Johan.

Menurut Johan, kontingen bulutangkis Kota Sukabumi membawa modal positif dari pelaksanaan Porprov sebelumnya. Pada Porprov terakhir, cabor bulutangkis berhasil menyumbangkan satu medali perunggu dari nomor ganda campuran.

Dengan bekal tersebut, PBSI Kota Sukabumi memasang target yang realistis namun menantang untuk Porprov Jawa Barat 2026 mendatang. “Target kami di Porprov 2026 nanti adalah dua medali emas. BK ini menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan atlet,” tegas Johan.

Johan juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam menjaga motivasi atlet. Karena itu, pelepasan kontingen sengaja dikemas secara sederhana namun hangat, agar atlet berangkat dengan kondisi mental yang baik. “Kami berharap seluruh atlet bisa tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Optimalisasi Chemistry Pemain

Sementara itu, Pelatih Kepala Tim Bulutangkis BK Porprov Kota Sukabumi, Cepy Lendaryana, mengungkapkan bahwa sejak dua hari jelang pemberangkatan ke Bekasi, para atlet menjalani latihan bersama sebagai sesi finishing atau pra-kompetisi di GOR Ciaul Ngahiji.

“Anak-anak sudah mulai siap. Tinggal membangun chemistry karena mereka berasal dari berbagai klub dan jarang bertemu. Latihan ini untuk menyatukan satu visi dan misi,” jelas Cepy.

Cepy menilai peluang tim putra dan putri Kota Sukabumi untuk lolos ke Porprov Jawa Barat 2026 cukup terbuka, mengingat kekuatan setiap daerah relatif merata. “Kompetisi ini memang ramai dan kekuatannya merata, tapi kami akan berjuang semaksimal mungkin agar Kota Sukabumi bisa lolos ke Porprov Jabar 2026,” tandasnya. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *