Gundar Qolyubi Gelar Reses di Cisarua, Libatkan PDAM dan Dinsos Bahas Layanan Publik

SUKABUMIKITA.ID — Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Gundar Qolyubi, menggelar Reses Kesatu Masa Sidang 2025–2026 di Posyandu Aster 4, Gang Ampera, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kamis (5/2/2026). Reses tersebut tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi warga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi langsung terkait pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi itu secara khusus menghadirkan mitra kerja komisi, yakni PDAM Tirta Bumi Wibawa dan Dinas Sosial Kota Sukabumi, agar masyarakat dapat memperoleh penjelasan langsung dari instansi terkait.

Hadir dalam reses tersebut Direktur PDAM Tirta Bumi Wibawa Dian Apriyandi serta Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi dr. Lulis Delawati. Keduanya memaparkan kebijakan dan program yang tengah berjalan sesuai bidang masing-masing.

Gundar Qolyubi menegaskan, reses bukan sekadar forum formal untuk mencatat keluhan masyarakat, melainkan juga sarana penting untuk meningkatkan pemahaman warga terhadap hak dan layanan publik yang disediakan pemerintah daerah.

“Reses tidak hanya menjadi sarana penyerapan aspirasi, tetapi juga media edukasi bagi warga, khususnya mengenai layanan air bersih dan program kesejahteraan sosial yang sedang berjalan,” ujar Gundar di hadapan warga.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD Kota Sukabumi memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan pelayanan publik di sektor air bersih dan sosial berjalan optimal, berkelanjutan, serta tepat sasaran.

Pada kesempatan itu, Direktur PDAM Tirta Bumi Wibawa, Dian Apriyandi, memaparkan berbagai langkah yang telah dan akan dilakukan PDAM dalam meningkatkan kualitas serta kontinuitas distribusi air bersih kepada masyarakat. Mulai dari perbaikan jaringan, peningkatan kapasitas produksi, hingga upaya penanganan keluhan pelanggan secara lebih responsif.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati, menjelaskan sejumlah program bantuan sosial yang tengah digulirkan pemerintah daerah, termasuk mekanisme pendataan penerima manfaat agar bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar berhak.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan, sehingga program bantuan sosial tidak salah sasaran dan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan.

Reses berlangsung interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan beragam aspirasi, terutama terkait kebutuhan air bersih yang stabil serta akses terhadap berbagai program bantuan sosial.

Menanggapi hal tersebut, Gundar berharap sinergi antara DPRD dan perangkat daerah yang terlibat dapat mempercepat tindak lanjut atas aspirasi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Sukabumi.

“Dengan komunikasi langsung seperti ini, kami berharap persoalan di masyarakat bisa lebih cepat ditangani dan pelayanan publik ke depan semakin baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *