Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Sukabumi Tanam Jagung Serentak di Ponpes Daarul Hasby

SUKABUMIKITA.ID — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan di daerah, Kepolisian Sektor (Polsek) Sukabumi melaksanakan aksi nyata berupa penanaman jagung serentak di lahan produktif Pondok Pesantren Daarul Hasby, Kampung Palasari, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, pada Rabu (29/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jawa Barat, yang digelar secara simultan di seluruh wilayah hukum Polres Sukabumi Kota sebagai bentuk dukungan konkret terhadap agenda swasembada pangan nasional.

Penanaman jagung tersebut diikuti langsung oleh Kapolsek Sukabumi Iptu Riki Saputra, Camat Sukabumi, jajaran anggota Polsek Sukabumi, Pimpinan Ponpes Daarul Hasby Ustadz Hasby, serta perwakilan Pusat Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukabumi.

Kolaborasi Lintas Sektor Jaga Ketersediaan Pangan

Dengan mengenakan seragam dinas dan pakaian adat, para pejabat, tokoh masyarakat, serta santri tampak bahu-membahu turun langsung ke lahan pertanian seluas 0,6 hektare untuk menanam bibit Jagung Hibrida Asian Gold 77, varietas unggulan yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan adaptif terhadap kondisi lahan lokal.

Kapolsek Sukabumi Iptu Riki Saputra menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk atensi serius pemerintah dan institusi kepolisian dalam memastikan ketahanan dan kedaulatan pangan tetap terjaga, khususnya di tingkat kecamatan.

“Penanaman jagung serentak ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas stok pangan di wilayah hukum Polsek Sukabumi. Program ini selaras dengan agenda Polres Sukabumi Kota dan didukung penuh oleh Forkopimcam,” ujar Iptu Riki Saputra di sela-sela kegiatan.

Optimalkan Lahan Tidur, Dorong Peran Pesantren

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, serta unsur pertanian menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, terutama di tengah dinamika ekonomi dan perubahan iklim.

Pemanfaatan lahan pesantren sebagai lokasi penanaman jagung juga dinilai strategis, karena selain mendukung produksi pangan, kegiatan ini sekaligus memberikan edukasi pertanian kepada para santri, serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

“Pesantren memiliki potensi besar, bukan hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya.

Harapan Jadi Pemantik Gerakan Pangan Lokal

Melalui kegiatan ini, Polsek Sukabumi berharap dapat memantik kesadaran masyarakat untuk mengoptimalkan lahan tidur dan pekarangan agar lebih produktif, sehingga mampu menopang kebutuhan pangan keluarga dan wilayah secara berkelanjutan.

Program penanaman jagung serentak ini juga diharapkan menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *