Dies Natalis UI ke-76, Pemkot Sukabumi Jalin Dua Kerja Sama Strategis dengan UI dan BP2MI

SUKABUMIKITA.ID – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama strategis lintas sektor. Momentum tersebut diwujudkan melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan di Balairung Universitas Indonesia, Depok, bertepatan dengan peringatan Dies Natalis Universitas Indonesia ke-76.

Dua kerja sama penting tersebut masing-masing dilakukan antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan Universitas Indonesia (UI) terkait pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, serta antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengenai sinergi tata kelola dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Pekerja Migran Indonesia, Rektor Universitas Indonesia, serta Wakil Wali Kota Sukabumi yang hadir mewakili Pemerintah Kota Sukabumi dalam agenda nasional tersebut.

Kolaborasi Akademik untuk Penguatan Kebijakan Daerah

Kerja sama antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Universitas Indonesia difokuskan pada penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kesepahaman ini membuka ruang sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kebijakan publik yang berbasis riset dan kajian ilmiah.

Melalui MoU tersebut, Pemkot Sukabumi berharap dapat mengoptimalkan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan inovasi daerah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi.

Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret, seperti penelitian terapan, pendampingan masyarakat, hingga pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) berbasis keilmuan dan praktik terbaik.

Baca Juga: Bobby Maulana Dorong Budaya Bersih dan Peduli Gizi Lewat Program Sipaling Berseri

Sementara itu, penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan sistem perlindungan pekerja migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Sukabumi.

Sinergi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyusunan data terpadu pekerja migran, peningkatan kapasitas dan kompetensi calon pekerja migran, hingga penguatan layanan perlindungan di tingkat daerah sebelum, selama, dan setelah bekerja di luar negeri.

Kerja sama tersebut dinilai krusial mengingat pekerja migran merupakan salah satu pilar ekonomi keluarga dan daerah, namun juga rentan terhadap berbagai risiko jika tidak dibekali sistem perlindungan yang memadai.

Baca Juga: Pemkot Sukabumi Lepas 14 ASN Purnabakti, Bobby Maulana: Ukuran Sukses Bukan Jabatan, Tapi Manfaat

Wakil Wali Kota Sukabumi dalam keterangannya menegaskan bahwa penandatanganan dua MoU strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Kota Sukabumi sebagai daerah yang adaptif terhadap tantangan global.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor—baik dengan institusi pendidikan terkemuka maupun kementerian—merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, daya saing daerah, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi fondasi kolaboratif dalam membangun Kota Sukabumi yang berbasis pengetahuan, berorientasi pada perlindungan warga, dan responsif terhadap perubahan global,” ujarnya.

Dengan terjalinnya dua kerja sama strategis tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang berdampak nyata, berorientasi pada peningkatan kapasitas daerah, penguatan sumber daya manusia, serta perlindungan masyarakat melalui sinergi dengan perguruan tinggi dan kementerian terkait. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *