Dekranasda Kota Sukabumi Gandeng Desainer Althafunnisa, Dorong Batik Lokal Tembus Pasar Nasional

SUKABUMIKITA.ID – Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengundang desainer Karina selaku pemilik brand Althafunnisa untuk berkunjung ke Sukabumi, Selasa (17/03/2026). Kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kolaborasi dengan pelaku kerajinan lokal sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ibu Ani, owner Muslim House, yang turut melihat langsung potensi produk unggulan Sukabumi.

Eksplorasi Batik Lokal

Rangkaian kunjungan diawali di Batik Lokatmala. Di lokasi ini, Karina berkesempatan menyaksikan secara langsung proses produksi batik khas Sukabumi, mulai dari tahap awal hingga finishing.

Tak hanya melihat, Karina juga mencoba membatik bersama para pengrajin. Interaksi ini memberikan pengalaman langsung terkait kualitas, karakter, serta potensi pengembangan batik lokal agar lebih kompetitif di pasar yang lebih luas.

Tinjau Produk Unggulan UMKM

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Kantor Dekranasda Kota Sukabumi untuk meninjau beragam produk kerajinan unggulan yang dipamerkan.

Produk-produk tersebut mencerminkan kreativitas tinggi pelaku UMKM lokal, mulai dari fashion, kriya, hingga aksesoris. Dengan sentuhan desain modern serta strategi pemasaran yang tepat, produk-produk ini dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar nasional bahkan internasional.

Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi jangka panjang antara desainer dan pengrajin lokal.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan produk lokal dapat semakin berkembang dan memiliki peluang untuk tampil di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Dekranasda berkomitmen untuk terus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak guna memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Strategi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Kolaborasi antara desainer nasional dan pengrajin lokal dinilai menjadi strategi penting dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Dengan menggabungkan kekuatan kreativitas lokal dan sentuhan desain profesional, produk kerajinan Sukabumi diharapkan mampu naik kelas dan dikenal lebih luas.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap tren pasar, tanpa meninggalkan identitas budaya lokal yang menjadi ciri khas daerah. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *