Ayep Zaki Serahkan Motor Sampah ke Lapas Kelas IIB Sukabumi

SUKABUMIKITA.ID — Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan silaturahmi sekaligus kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, Selasa (07/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi secara resmi menyerahkan hibah satu unit motor sampah untuk mendukung pengelolaan kebersihan di lingkungan lapas.

Penyerahan hibah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sukabumi dan lembaga vertikal, khususnya dalam menjawab persoalan teknis yang berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan lingkungan.

Ayep Zaki menyampaikan bahwa kebutuhan armada pengangkut sampah di Lapas Kelas IIB Sukabumi tergolong mendesak, mengingat volume sampah harian yang cukup besar.

“Ini silaturahmi sekaligus penyerahan motor sampah. Memang sangat dibutuhkan, karena dalam satu hari jumlah sampah di Lapas Kelas IIB ini kurang lebih satu motor. Motor yang lama juga sudah rusak, sehingga bantuan ini sangat penting,” ujar Ayep Zaki kepada awak media.

Ia menegaskan, bantuan tersebut bukan semata-mata bersifat teknis, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dan solidaritas antar instansi. Menurutnya, harmonisasi antara pemerintah daerah dan lembaga vertikal harus terus dijaga agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk sinergitas dan kekompakan antara lembaga vertikal dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Harmonisasi antar lembaga harus terjalin dengan baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ayep Zaki juga menanggapi pertanyaan awak media terkait rencana relokasi Lapas Kelas IIB Sukabumi yang saat ini mengalami kondisi over kapasitas.

Ia mengakui bahwa keterbatasan lahan menjadi tantangan serius, namun Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk ikut mencarikan solusi jangka panjang.

‘Terkait lahan untuk Lapas Kelas IIB Sukabumi, kita akan usahakan bersama-sama. Mudah-mudahan juga wilayah Susukecir—Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes dan Cireunghas bisa masuk ke Kota Sukabumi. Kalau sudah masuk ke kota, kita akan lebih leluasa dalam menyiapkan lahan untuk lapas,””jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyambut baik hibah motor sampah dari Pemerintah Kota Sukabumi. Ia mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan, mengingat pengelolaan sampah menjadi kebutuhan vital di lingkungan lapas.

‘Alhamdulillah, kami mendapatkan hibah motor sampah ini. Semoga dengan adanya armada baru, menjadi semangat baru bagi kami dalam menjaga kebersihan lingkungan lapas agar semakin bersih,” ujarnya.

Budi menjelaskan, produksi sampah di Lapas Kelas IIB Sukabumi tergolong tinggi karena berasal dari berbagai aktivitas penghuni lapas, mulai dari sisa makanan, limbah dapur, hingga sisa kegiatan kerja kemandirian warga binaan. Karena itu, pengangkutan sampah harus dilakukan setiap hari agar tidak menimbulkan dampak negatif.

“Setiap hari sampah harus dibuang. Kalau menumpuk, tentu akan menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi menimbulkan penyakit. Karena itu, armada ini sangat kami butuhkan,” jelasnya.

Terkait rencana hibah lahan dan relokasi lapas, Budi menegaskan bahwa pihaknya sangat berharap rencana tersebut dapat terealisasi. Menurutnya, kondisi lapas yang saat ini kelebihan kapasitas membutuhkan solusi jangka panjang demi meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas pembinaan warga binaan.

“Lahan baru yang disebutkan Pak Wali sangat kami harapkan. Semakin luas lahan yang bisa dihibahkan Pemerintah Kota Sukabumi, tentu akan semakin baik bagi pengembangan dan penataan lapas ke depan,” pungkasnya. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *