Awal 2026, Pemkot Sukabumi Kembali Gulirkan Program 12 PAS

SUKABUMIKITA.IDPemerintah Kota Sukabumi mengawali tahun 2026 dengan kembali menggulirkan Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) sebagai salah satu program bantuan sosial andalan.

Pada pelaksanaan perdana tahun ini, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Aulana turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga penerima manfaat di Kecamatan Cikole.

Penyaluran bantuan dilakukan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kebonjati, Kelurahan Cikole, dan Kelurahan Selabatu. Terdapat sedikitnya 15 titik penerima bantuan, dengan masing-masing warga memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta serta paket sembako. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, didampingi perangkat daerah dan pihak terkait.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menjelaskan bahwa penyaluran kali ini merupakan bagian dari Program 12 PAS episode ke-21. Total penerima manfaat dalam episode tersebut mencapai 140 orang yang tersebar di berbagai wilayah Kota Sukabumi.

“Ini 12 PAS episode ke-21 dengan jumlah penerima sebanyak 140 orang. Dan dari 140 penerima ini semuanya positif serta meminta agar program ini terus dilanjutkan. Saya pastikan Program 12 PAS akan terus berjalan,” ujar Ayep Zaki usai kegiatan di Kelurahan Selabatu, Sabtu (03/01/2026).

Menurut Ayep, Program 12 PAS tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Kota Sukabumi untuk saling peduli dan memperkuat gotong royong.

“Mudah-mudahan seluruh masyarakat Kota Sukabumi berkomitmen untuk saling tolong-menolong dan saling membantu demi kebersamaan. Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Sukabumi untuk bersatu, berdaulat, menuju kesejahteraan dan kemakmuran bersama,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Sukabumi berencana terus meningkatkan jangkauan dan keberlanjutan Program 12 PAS. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah memperluas keterlibatan dunia usaha di Kota Sukabumi agar turut berkontribusi dalam program sosial tersebut.

“Ke depan akan terus kita tingkatkan. Apabila semua pengusaha di Kota Sukabumi ikut serta dalam Program 12 PAS dengan menyisihkan keuntungan mulai dari 0,5 hingga 1 persen dari keuntungan bersihnya, insya Allah program ini akan terus kita tumbuh kembangkan,” kata Ayep.

Saat ini, Program 12 PAS telah mendapat dukungan dari sejumlah lembaga, di antaranya Bank BJB, Baznas, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta Pegadaian. Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program bantuan sosial ini.

Program 12 PAS diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di Kota Sukabumi. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *