Apel Siaga dan Pemantauan Pos, Forkopimda Sukabumi Kawal Nataru 2025–2026

SUKABUMIKITA.ID Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi kembali mengupayakan terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dan setelah perayaan Natal 2025 serta pergantian Tahun Baru 2026. Upaya tersebut dilakukan secara terencana dan berkesinambungan demi menjaga kondusivitas wilayah, Kamis (01/01/2026).

Rangkaian pengamanan diawali dengan rapat koordinasi yang digelar dua pekan sebelum Natal, dilanjutkan pemantapan persiapan satu minggu menjelang hari raya. Tahapan tersebut kemudian diperkuat melalui Apel Gelar Pasukan serta kunjungan dan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan, pos jaga, dan pos pelayanan terpadu.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif seluruh unsur Forkopimda untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama momentum akhir tahun.

Sebagai Kota Toleran peringkat pertama di Jawa Barat dan peringkat keenam secara nasional, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana, didukung penuh oleh Forkopimda dan seluruh perangkat daerah, menegaskan bahwa Kota Sukabumi merupakan rumah bersama yang harus dijaga, baik secara fisik maupun sosial dan kultural.

Pada malam Natal dan hari perayaannya, Wali Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimda melakukan kunjungan ke sejumlah gereja di pusat kota dan menyapa jemaat. Kehadiran pimpinan daerah dan aparat keamanan ini menjadi simbol kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama.

Memasuki perayaan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif agar masyarakat dapat mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang positif dan bermakna. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penerbitan edaran larangan penggunaan petasan pada malam pergantian tahun.

Larangan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan, tetapi juga sebagai bentuk peneguhan empati sosial. Di tengah kondisi masyarakat di sejumlah daerah yang masih dalam proses pemulihan pascabencana, euforia berlebihan dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan budaya timur.

Pada Rabu (31/12/2025) sore, meski diguyur hujan, Forkopimda Kota Sukabumi menggelar Apel Siaga Pengamanan Tahun Baru 2026 di Plaza Balai Kota. Apel ini diikuti oleh pasukan gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, BPBD, Dinas PUTR, PMI, organisasi kemasyarakatan, serta unsur pendukung lainnya.

Dalam amanatnya, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pentingnya soliditas dan kekompakan seluruh petugas di lapangan. Ia mengingatkan bahwa setiap pergantian tahun selalu diiringi aktivitas masyarakat yang tinggi, sehingga pengamanan harus dilaksanakan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.

Usai apel, Forkopimda melakukan pemantauan ke sejumlah pos pengamanan, di antaranya di Jalan A. Yani (City Mall), Jalan Sudirman (eks Terminal Degung), serta Gedung Juang 45 yang difungsikan sebagai pos pelayanan terpadu. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus meningkatkan semangat dan soliditas petugas.

Selain aparat keamanan, peran komunitas radio amatir seperti ORARI dan RAPI turut menjadi bagian penting dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Melalui program Bantuan Komunikasi (Bankom), komunitas ini aktif mendirikan posko, mencatat laporan lapangan, dan menyampaikan informasi secara cepat dan berjenjang kepada pihak terkait.

Melalui jaringan komunikasi radio, informasi mengenai kondisi wilayah, arus lalu lintas, hingga potensi gangguan keamanan dan kebencanaan dapat terdeteksi lebih dini. Peran senyap namun vital ini turut memastikan perayaan Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Sukabumi berlangsung aman, tertib, dan terkendali. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *