Anita Fajariyanti Serap Aspirasi Warga, Kepemimpinan Wali Kota Jadi Sorotan

SUKABUMIKITA.ID – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan Komisi I, Anita Fajariyanti, melaksanakan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025–2026 di RW 8, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Jumat (06/02/2026).

Dalam agenda serap aspirasi tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan strategis yang berkaitan dengan pelayanan publik dan kepemimpinan daerah. Salah satu isu yang paling menonjol adalah minimnya kehadiran Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di wilayah Limusnunggal sejak menjabat.

Sejumlah warga mempertanyakan mengapa hingga kini kepala daerah belum pernah melakukan kunjungan langsung atau sosialisasi kebijakan ke wilayah mereka. Menurut warga, kehadiran wali kota secara langsung sangat penting untuk melihat dan memahami kondisi riil masyarakat, sekaligus menjadi sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

Menanggapi keluhan tersebut, Anita Fajariyanti mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya, wali kota memang lebih sering terlihat melakukan kunjungan ke wilayah lain di Kota Sukabumi.

“Memang kalau saya lihat, Bapak Wali lebih sering ke Warudoyong, Gunung Puyuh ya, ke wilayah Dapil III. Itu saya juga jarang melihat beliau di media hadir di wilayah sini,” ujar Anita di hadapan warga.

Anita menegaskan, sebagai kepala daerah, wali kota semestinya hadir secara merata di seluruh kecamatan, tanpa terkecuali. Ia menilai tidak ada alasan geografis yang menghambat, mengingat luas wilayah Kota Sukabumi relatif kecil dibandingkan daerah lain.

“Harapannya, sikap pemerintah daerah sekarang dengan Pak Wali yang baru harusnya bisa merata ke semua kecamatan. Wilayah Kota Sukabumi tidak terlalu luas, sekitar 4.800 hektare. Jadi saya pikir tidak ada alasan bagi wali kota untuk tidak datang langsung ke masyarakatnya. Karena bagaimanapun juga, mereka adalah pemilih. Ini Kota Sukabumi,” tegasnya.

Selain isu kepemimpinan, Anita juga mencatat berbagai aspirasi lain dari warga RW 8 Limusnunggal, mulai dari persoalan pelayanan publik, pembangunan lingkungan, hingga kebutuhan dasar masyarakat yang memerlukan perhatian pemerintah daerah.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Anita memastikan seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan DPRD. Ia juga berkomitmen untuk mengoordinasikan berbagai masukan warga dengan perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Semua aspirasi yang disampaikan warga hari ini akan menjadi catatan penting bagi kami di DPRD. Kami akan kawal dan perjuangkan melalui jalur resmi, baik dalam pembahasan komisi maupun koordinasi dengan pemerintah daerah,” jelas Anita.

Kegiatan reses berlangsung interaktif dan dialogis, dengan warga menyampaikan aspirasi secara terbuka. Reses ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas wakil rakyat serta menjembatani komunikasi antara masyarakat di tingkat akar rumput dengan pengambil kebijakan di Kota Sukabumi. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *