Warga Cikondang–Tipar Desak Perbaikan Jalan Saat Reses Inggu Sudeni

SUKABUMIKITA.ID — Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Inggu Sudeni, melaksanakan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 bersama warga Kelurahan Tipar dan Kelurahan Cikondang. Kegiatan tersebut digelar di RT 06/02, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, dan berlangsung dengan dialog terbuka antara warga dan wakil rakyat.

Dalam kegiatan reses tersebut, sejumlah aspirasi mendesak disampaikan warga, dengan isu utama berkaitan dengan kerusakan jalan lingkungan. Dua ruas jalan yang paling banyak dikeluhkan adalah Jalan Ciaul dan Jalan Cikondang, yang dinilai sudah lama rusak dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Kapan Jalan Ciaul dan Jalan Cikondang diperbaiki? Kondisinya sudah rusak dan sangat mengganggu aktivitas warga,” ujar salah seorang warga saat sesi dialog.

Warga menilai, kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak dan pengendara sepeda motor.

Menanggapi aspirasi tersebut, Inggu Sudeni menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui Komisi III DPRD Kota Sukabumi, yang membidangi infrastruktur dan pembangunan.

“Semua aspirasi ini akan kami bawa dan sampaikan dalam pembahasan bersama Komisi III DPRD. Infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, keamanan PAUD, hingga kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama,” ujar Inggu.

Lebih lanjut, Inggu menyoroti pola komunikasi pemerintah daerah yang dinilai terlalu fokus pada penyampaian kondisi keuangan, namun belum menjawab kebutuhan utama masyarakat.

Menurutnya, warga tidak lagi membutuhkan penjelasan normatif soal transparansi keuangan daerah, melainkan kejelasan arah prioritas pembangunan dalam APBD 2026.

“Secara logika mungkin niat Wali Kota baik menyampaikan posisi keuangan daerah. Tapi yang dibutuhkan masyarakat itu sebenarnya jelas, APBD 2026 arah prioritasnya ke mana. Kalau sudah jelas, masyarakat tidak perlu lagi bertanya Jalan Merbabu kapan diperbaiki, Jalan Ciaul kapan, Jalan Cikondang kapan,” tegasnya.

Inggu menambahkan, kerja nyata di lapangan jauh lebih dibutuhkan masyarakat ketimbang sekadar paparan angka dan laporan anggaran. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan warga harus menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Masyarakat hari ini menunggu bukti, bukan sekadar penjelasan. Yang dibutuhkan adalah perbaikan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan,” tambahnya.

Melalui kegiatan reses ini, Inggu Sudeni berharap Pemerintah Kota Sukabumi dapat lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat di tingkat kelurahan, sehingga pembangunan yang dijalankan benar-benar menyentuh persoalan dasar dan memberikan manfaat langsung bagi warga. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *