SUKABUMIKITA.ID — Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan merotasi lima orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) serta melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bumi Wibawa. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Balai Kota Sukabumi, Selasa (04/02/2026).
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus mendorong percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam pelantikan tersebut, Wali Kota Ayep Zaki menetapkan Asep Suhendrawan sebagai Kepala Dinas Sosial, Een Rukmini sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan, serta Reni Rosyida Muthmainnah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, Asep Irawan dipercaya mengemban jabatan Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Baca Juga: Sejarah Baru! Pelantikan Kepala Daerah 2025 Digelar di Istana Negara, Bernuansa Militer
Penyegaran birokrasi juga menyentuh sektor literasi dan arsip daerah. Olga Pragosta resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Pada kesempatan yang sama, Dian Apriandi dilantik sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa, badan usaha milik daerah yang memegang peran vital dalam pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Sukabumi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan tersebut bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk mengakselerasi kinerja birokrasi.
“Latar belakang mutasi pasti semuanya bermuara untuk mengakselerasi kinerja perangkat daerah,” ujar Taufik kepada wartawan usai pelantikan.
Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi pejabat, serta tantangan kinerja yang akan dihadapi masing-masing OPD ke depan. Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan setiap posisi strategis diisi oleh figur yang tepat sesuai kebutuhan organisasi.
Baca Juga: Bocoran Calon Sekda Kota Sukabumi, Ayep: Pelantikannya Usai Haji
Terkait masih kosongnya jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Taufik mengungkapkan bahwa proses pengisian jabatan tersebut masih berjalan dan memerlukan mekanisme khusus yang berbeda dibandingkan jabatan eselon II lainnya.
“Masih berproses karena standar prosedurnya berbeda. Kalau selain Disdukcapil dan Inspektur bisa langsung oleh Badan Kepegawaian Negara dan pemerintah daerah. Tapi khusus Disdukcapil, selain oleh pemerintah daerah juga harus melalui prosedur dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil job fit yang telah dilakukan, terdapat tiga nama pejabat yang akan didorong untuk mengikuti tahapan assessment oleh Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sebelum penetapan jabatan definitif dilakukan.
“Dari proses job fit ada tiga orang yang akan kita dorong untuk melakukan assessment oleh Dirjen Dukcapil,” tandas Taufik.
Rotasi dan pelantikan ini menegaskan komitmen Wali Kota Ayep Zaki dalam menjalankan agenda reformasi birokrasi dan memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan publik. (Cr5)
