Wali Kota Sukabumi Jenguk TKW Yang Baru Dipulangkan Dari China

SUKABUMIKITA.ID — Di salah satu ruang perawatan RSUD R. Syamsudin SH, Jumat (30/01/2026), Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyempatkan diri menjenguk seorang warganya yang baru saja kembali dari negeri rantau dalam kondisi tidak sehat. Perempuan itu bernama Lanti (46), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Citamiang yang sebelumnya bekerja di Cina.

Kepulangan Lanti ke Sukabumi bukan perjalanan yang mudah. Ia tiba di tanah air dalam keadaan sakit dan langsung menjalani perawatan medis. Kehadiran Ayep Zaki di rumah sakit menjadi simbol kehadiran negara bagi warganya yang sempat terombang-ambing jauh dari kampung halaman.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya terus membaik. Artinya, permasalahan yang ada di lapangan sudah bisa diselesaikan,” ujar Ayep Zaki saat ditemui usai menjenguk Lanti.

Ayep tak menutup mata bahwa pemulangan Lanti ke Sukabumi tidak lepas dari peran para relawan. Ia menyebut, kerja kemanusiaan yang dilakukan relawan telah menjadi jembatan penting agar Lanti bisa kembali ke keluarganya dengan selamat.

“Ini semua atas jasa relawan. Saya ucapkan terima kasih kepada relawan, khususnya dari LSM RIB, yang telah membantu memulangkan Ibu Lanti ke Sukabumi,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Ayep juga menyempatkan berbincang langsung dengan Lanti. Ia memastikan bahwa kondisi kesehatan Lanti sudah jauh lebih stabil dibandingkan saat pertama kali tiba di Sukabumi.

“Tadi saya sudah berkomunikasi langsung. Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik dan bisa diajak bicara,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kunjungan kemanusiaan, Ayep Zaki memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat Kota Sukabumi, khususnya mereka yang berminat bekerja ke luar negeri sebagai pekerja migran.

Ia menegaskan, jalur keberangkatan yang resmi menjadi faktor krusial dalam perlindungan PMI. Tanpa itu, negara kerap kesulitan memberikan pendampingan ketika terjadi masalah di luar negeri.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Sukabumi yang ingin bekerja ke luar negeri, gunakan agen penyalur tenaga kerja yang resmi, terdaftar di Kementerian P2MI dan juga di Dinas Tenaga Kerja Sukabumi,” tegas Ayep.

Menurutnya, prosedur yang benar bukan sekadar formalitas, melainkan jaminan keselamatan dan perlindungan hukum bagi para pekerja migran.

“Supaya jika terjadi sesuatu, pemerintah bisa hadir dan menyelesaikan persoalannya,” pungkasnya.

Kunjungan Ayep Zaki ini menjadi pengingat bahwa di balik cerita sukses para pekerja migran, ada pula kisah kerentanan yang membutuhkan perhatian bersama. Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tetap hadir, melindungi, dan memastikan warganya tidak berjuang sendirian di negeri orang. (Cr5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *