SUKABUMIKITA.ID — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat Seri 3 yang digelar pada 21 Desember 2025 di Sirkuit Gerry Mang, Subang, Jawa Barat, menjadi momentum penting bagi kebangkitan dunia balap motor di Jawa Barat. Putaran ketiga ini dinilai istimewa karena menghadirkan kolaborasi strategis antara TuS Racing dan JMM dalam upaya menghidupkan kembali atmosfer kompetisi balap motor regional.
Kolaborasi tersebut dipelopori langsung oleh Drs. H. Kusmana Hartadji, MM, yang dikenal luas sebagai salah satu pegiat otomotif Jawa Barat. Kusmana Hartadji saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, serta pernah mengemban amanah sebagai Penjabat (PJ) Wali Kota Sukabumi periode 2023–2025.
Dunia otomotif, khususnya balap motor, bukanlah hal baru bagi Kusmana Hartadji. Jiwa otomotif telah mengalir kuat dalam dirinya sejak lama. Bahkan, dua anaknya tercatat sebagai pebalap asal Jawa Barat yang aktif berkiprah di lintasan balap.
Sebagai Owner TuS Racing, peran Kusmana Hartadji dalam pelaksanaan Kejurda Jawa Barat Seri 3 dinilai sangat krusial. Kehadirannya tidak hanya sebatas sebagai pendukung, melainkan menjadi salah satu penggerak utama terselenggaranya putaran ketiga kejuaraan tersebut. Ia terlibat langsung dalam upaya menghidupkan kembali iklim kompetisi balap motor yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai mengalami penurunan.

Kepedulian Kusmana terhadap perkembangan dunia otomotif nasional, khususnya balap motor di Jawa Barat, tidak pernah surut. Ia dikenal aktif mengikuti dinamika balap motor Indonesia dan terus mendorong agar Jawa Barat kembali menjadi daerah unggulan dalam mencetak pebalap serta tim papan atas, sebagaimana yang pernah terjadi di masa lalu.
Ternyata, keterlibatan Kusmana Hartadji dalam Kejurda Jawa Barat Seri 3 memiliki misi besar. Ia ingin mengembalikan kejayaan balap motor Jawa Barat yang pernah menjadi barometer nasional.
“Saya hanya ingin membangkitkan gairah balap Jawa Barat lagi seperti 15 tahun terakhir. Dulu Jawa Barat selalu menjadi barometer pebalap dan tim. Semoga dengan demikian, gairah balap Jawa Barat bisa terus bangkit seperti sediakala,” ujar Kusmana Hartadji kepada tim redaksi.
Dengan semangat tersebut, Kejurda Jawa Barat Seri 3 tidak hanya diposisikan sebagai ajang kompetisi semata, tetapi juga diharapkan menjadi titik awal kebangkitan dunia balap motor Jawa Barat. Kejuaraan ini diharapkan mampu membuka ruang pembinaan bagi talenta-talenta muda agar dapat berkembang dan bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Melalui kolaborasi berbagai pihak dan dukungan pegiat otomotif, Kejurda Jawa Barat Seri 3 menjadi simbol optimisme baru bagi masa depan balap motor Jawa Barat yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. (Cr5)
